Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Semakin ke Barat Soto Lamongan Semakin Berbeda?

Kompas.com - 06/04/2018, 09:41 WIB
Muhammad Irzal Adiakurnia,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Soto Lamongan termasuk salah satu kudapan soto yang paling mudah ditemui di berbagai kota. Di Jakarta saja mulai dari kaki lima hingga hotel bintang lima menyediakan hidangan ini.

Namun meski hidangan tersebut "menjelajah nusantara", Anda akan menemukan perbedaan ketika melahapnya di kota asal dan di kota yang jauh dari Lamongan.

Saat KompasTravel berkunjung ke Surabaya, melahap salah satu soto lamongan yang kondang di sana, ternyata kuahnya amat kental. Kuahnya sangat berbeda dengan kebanyakan soto lamongan di Jakarta.

Baca juga : Kisah Perjuangan Jali, Menyebarkan Kelezatan Soto Lamongan di Jakarta

Supervisor Soto Cak Har di Surabaya, Jumari mengatakan bahwa kekentalan kuah sotonya bukan berasal dari santan, melainkan beberapa rempah tertentu. Pasalnya banyak yang mengira soto lamongannya menggunakan santan.

Soto Lamongan Cak Har dengan kuah kuning yang kental, ditambah koya, Jumat (6/4/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Soto Lamongan Cak Har dengan kuah kuning yang kental, ditambah koya, Jumat (6/4/2018).
"Ini banyak rempahnya aja. Kemiri yang bikin kental, kunyit sama lengkuas juga yang bikin kuningnya," tutur Jumari saat ditemui KompasTravel, Jumat (6/4/2018).

Baca juga : Kenapa Soto Lamongan Selalu Ditemani Pecel Lele?

Ia menjelaskan memang soto lamongan semakin jauh ke barat dari Lamongan semakin banyak perbedaan. Ia yang pernah mencicip beberapa soto lamongan di Jakarta dan sekitarnya mengatakan jika kuah soto lamongan di sana lebih bening.

Baca juga : Ini Perbedaan Soto Lamongan dengan Soto Lainnya

Perbedaan tersebut, menurut Jumari, memang karena banyaknya rempah kemiri, kunyit, lengkuas, juga beberapa lainnya. Beberapa kota di Jawa Timur dinilai masih mirip dengan soto lamongan asli di kota asalnya.

Soto Lamongan Cak Har yang cukup tersohor di Surabaya, Kamis (6/4/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Soto Lamongan Cak Har yang cukup tersohor di Surabaya, Kamis (6/4/2018).
Selain kuah, perbedaannya ada di suun yang digunakan. Suun yang digunakan soto lamongan di kawasan jawa bagian barat lebih kecil, dan tipis. Sedangkan yang diproduksi di Jawa Timur termasuk Lamongan sendiri, suunnya berukuran besar dan tebal.

Dari pengamatan KompasTravel, ukurannya hampir sebesar pasta spaghetti, hanya lebih pipih. Tekstur suunnya terasa kenyal, dan tidak mudah putus.

"Bahan suunnya sih sama, warna mentahnya biru juga, tapi ukurannya aja di sini biasa besar-besar," ungkapnya.

Soto Lamongan Cak Har yang cukup tersohor di Surabaya, Jumat (6/4/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Soto Lamongan Cak Har yang cukup tersohor di Surabaya, Jumat (6/4/2018).
Soal rasa memang semakin ke daerah asal semakin terasa gurih rempahnya. Namun, penggunaan ayam ada yang menggunakan ayam petelur, ada juga yang menggunakan ayam kampung.

"Umumnya soto lamongan menggunakan ayam petelur, ada yang khusus untuk soto," kata laki-laki asal kota Lamongan tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Hotel Story
Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Jalan Jalan
Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Jalan Jalan
Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Jalan Jalan
7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

Travel Update
Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com