Kiat Hadapi Antrean Panjang di Pameran Wisata

Kompas.com - 08/04/2018, 14:20 WIB
Suasana pengunjung pameran wisata Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (6/4/2018). Acara ini menawarkan tiket murah berbagai destinasi baik dalam maupun luar negeri. MAULANA MAHARDHIKASuasana pengunjung pameran wisata Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (6/4/2018). Acara ini menawarkan tiket murah berbagai destinasi baik dalam maupun luar negeri.

3. Bawa bekal

Anda sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman. Ketika antre begitu lama, tentunya Anda membutuhkan asupan energi.

4. Bawa alas duduk

Cobalah bawa alas duduk seperti tikar atau kursi lipat. Keduanya begitu berguna, meski Anda tetap bisa duduk lesehan di bawah tanpa alas.

5. Pastikan semua persyaratan lengkap

Sebelum Anda mengantre untuk mendapatakan promo, sebaiknya melakukan cek ulang apa saja yang harus disiapkan. Jangan sampai Anda sudah mengantre lama, kemudian tidak bisa mendapatkan promo. 

6. Bisa gunakan jasa antrean

Ini dia satu hal baru yang bisa Anda lakukan. Bila tak ingin lelah berdiri mengantre sepanjang malam, Anda bisa menggunakan jasa orang lain untuk mengantre.

Beberapa pengunjung pun sudah menggunakan jasa ini di pameran wisata. Jasa tersebut digunakan agar bisa mendapatkan antrean terdepan. Setelah itu di pagi hari, Anda bisa bergantian berada di barisan sebelum pameran dibuka.

Akan tetapi, jasa antrean ini pula ada tarifnya yakni sekitar Rp 30.000 untuk satu jam mengantre.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X