Junkyard, Taman Rongsokan Mobil yang "Instagramable" Dekat Borobudur

Kompas.com - 09/04/2018, 09:53 WIB
Junkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANAJunkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang rongsokan mobil adalah sampah yang mengganggu pemandangan.

Namun, tidak jauh dari Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mobil-mobil tidak berguna itu menjadi obyek wisata spot swafoto cantik dan klasik.

Adalah Junkyard Auto Park, letaknya sekitar 5 menit perjalanan dari Taman Wisata Candi Borobudur, atau tepat di sebelah Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wanurejo, Kecamatan Borobudur.

Junkyard Auto Park di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (7/4/2018).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Junkyard Auto Park di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (7/4/2018).
Sesuai namanya, obyek wisata ini berupa taman di tengah persawahan yang berisi belasan mobil atau kendaraan klasik yang sudah tidak terpakai.

Baca juga : Catat! Jasa Stroller Bayi di Candi Borobudur Rp 50.000 Sekali Sewa

Mobil-mobil itu ditata sedemikian rupa, ada yang jungkir balik, dipotong, dicat ulang, dihias, ditambah ornamen-ornamen bak di sebuah kota kuno di Eropa.

Junkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Junkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018).
Galang Rezkidianto (21), pengelola Junkyard Auto Park, menjelaskan taman ini disediakan untuk para penggemar foto dengan latar belakang yang unik, berupa mobil-mobil klasik. Konsep ini memang berbeda dan satu-satunya di Magelang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Menpar: Candi Borobudur Layak Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

"Biasanya mobil rongsokan dianggap tidak berguna, tapi bagi kami dengan penataan sedemikian rupa bisa jadi spot menarik," kata Galang, ditemui Kompas.com, Sabtu (7/4/2018).

Junkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Junkyard Auto Park, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/4/2018).
Galang menceritakan ide awal pembuatan taman ini datang dari orangtuanya, Wiwid, yang hobi mengoleksi mobil-mobil klasik.

Ide itu muncul karena saat ini obyek wisata buatan dengan unggulan spot foto sedang digemari wisatawan.

"Sebagian besar mobil di taman ini adalah koleksi pribadi kami. Tapi ada juga mobil yang sengaja dibeli untuk menambah spot foto," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.