Simak Peraturan Terbaru Berkemah di Ranu Kumbolo

Kompas.com - 10/04/2018, 19:35 WIB
berkemah di Danau Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (15/11/2011). Ranu atau danau terbentuk di kawah Gunung Jambangan yang memadat. Danau ini menjadi tempat persinggahan para pendaki sebelum ke puncak Gunung Semeru. KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYATberkemah di Danau Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (15/11/2011). Ranu atau danau terbentuk di kawah Gunung Jambangan yang memadat. Danau ini menjadi tempat persinggahan para pendaki sebelum ke puncak Gunung Semeru.

LUMAJANG, KOMPAS.com – Salah satu cara menikmati Gunung Semeru ialah dengan berkemah di Ranu Kumbolo. Bentang danau yang eksotis ini seolah mengobati rasa lelah perjalanan berjam-jam saat mendaki gunung tersebut.

Namun, semakin populernya Ranu Kumbolo, semakin cepat pula kerusakan yang terjadi di sana. Hal tersebut membuat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus mengevaluasi peraturan bagi para pendaki yang berkemah di Ranu Kumbolo.

Sukaryo, salah satu pemateri dari Sahabat Volunteer Semeru TNBTS, saat pembekalan pada Sabtu (7/4/2018) mengumumkan peraturan terbaru untuk para pendaki yang ingin berkemah di Ranu Kumbolo.

Berikut KompasTravel rangkum beberapa peraturan terbaru di 2018 bagi para pendaki yang ingin berkemah di Ranu Kumbolo.

1. Tempat mendirikan tenda

Eksotika Ranu Kumbolo yang dipenuhi kemah para pendaki Gunung Semeru, Sabtu (7/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Eksotika Ranu Kumbolo yang dipenuhi kemah para pendaki Gunung Semeru, Sabtu (7/4/2018).

Tahun ini tempat mendirikan tenda masih terletak di dua tempat, tidak berubah dari tahun-tahun sebelumnya. Yaitu di savana dekat pos empat turun ke bawah, dan dekat shelter di balik bukit yang mengitari Ranu Kumbolo.

“Silahkan pilih salah satu di antara tempat tersebut. Di luar itu jangan pernah coba karena ada area tertentu yang disakralkan oleh penduduk, kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya kepada para calon pendaki.

2. Batasan mendirikan tenda

Pada bibir Ranu Kumbolo sudah dipasang garis-garis batas pendirian tenda. Jarak mendirikan tenda harus lebih dari 15 meter dari bibir danau. Hal tersebut diatur untuk meminimalisir pencemaran pada danau tersebut.

Ia mengatakan bukan tidak mungkin jika ranu atau danat tersebut semakin tercemar, maka garis batas akan semakin diperjauh dari bibir danau.

“Biasanya ada aja aktivitas membuang makanan di danau, dengan dalih memberi makan ikan, padahal ikan di sana dari ratusan tahun lalu ga dikasih makan tetep hidup aja, yang ada makin tercemar danaunya,” pungkas pria yang akrab disapa Cahyo tersebut.

3. Aturan mencuci dan mandi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paket Murah di Waterpark Baru Area Bekasi, Ini Syaratnya...

Paket Murah di Waterpark Baru Area Bekasi, Ini Syaratnya...

Promo Diskon
Weekend di Waterpark Baru Area Bekasi, Coba 10 Wahana Berikut

Weekend di Waterpark Baru Area Bekasi, Coba 10 Wahana Berikut

Jalan Jalan
Jajan di Festival Kuliner Indomaret, Rp 40.000 Dapat Apa?

Jajan di Festival Kuliner Indomaret, Rp 40.000 Dapat Apa?

Makan Makan
Festival Kuliner Indomaret di Solo, Serba Rp 10.000

Festival Kuliner Indomaret di Solo, Serba Rp 10.000

Makan Makan
Berkunjung ke Javanese Food Festival, Jangan Lupa Cicipi 6 Jajanan Khas Jawa Ini

Berkunjung ke Javanese Food Festival, Jangan Lupa Cicipi 6 Jajanan Khas Jawa Ini

Makan Makan
Itinerary Weekend di Banda Aceh, Jelajah Sekitar Blang Padang

Itinerary Weekend di Banda Aceh, Jelajah Sekitar Blang Padang

Jalan Jalan
Glamping Resort Baru di Nusa Penida, Hadir di Tengah Hutan

Glamping Resort Baru di Nusa Penida, Hadir di Tengah Hutan

Jalan Jalan
Kopi Kangen Luncurkan Varian Minuman Non Kopi Bernama Kangen Berat

Kopi Kangen Luncurkan Varian Minuman Non Kopi Bernama Kangen Berat

Whats Hot
Akhir Pekan, Yuk Mampir ke Festival Makanan Jawa di Mal Mangga Dua

Akhir Pekan, Yuk Mampir ke Festival Makanan Jawa di Mal Mangga Dua

Whats Hot
McDonald's Indonesia Bongkar Rahasia Dapur di Kampanye Terbaru

McDonald's Indonesia Bongkar Rahasia Dapur di Kampanye Terbaru

Makan Makan
Takut Liburan Saat Wabah Virus Corona? Astindo Travel Fair 2020 Beri Kupon Ganti Jadwal Penerbangan

Takut Liburan Saat Wabah Virus Corona? Astindo Travel Fair 2020 Beri Kupon Ganti Jadwal Penerbangan

Whats Hot
Harga Paket Wisata Domestik di Astindo Travel Fair 2020, Mulai Rp 500.000-an ke Bali

Harga Paket Wisata Domestik di Astindo Travel Fair 2020, Mulai Rp 500.000-an ke Bali

Whats Hot
3 Destinasi Wisata Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona

3 Destinasi Wisata Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona

Whats Hot
Daftar Harga Paket Wisata Muslim ke Korea di Astindo Travel Fair 2020

Daftar Harga Paket Wisata Muslim ke Korea di Astindo Travel Fair 2020

Travel Tips
Virus Corona, Bupati Samosir Optimistis Target Wisatawan 2020 Terpenuhi

Virus Corona, Bupati Samosir Optimistis Target Wisatawan 2020 Terpenuhi

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X