Kompas.com - 14/04/2018, 22:57 WIB

Saya bersama rekan-rekan wartawan lainnya pun menggunakan pesawat Susi Air. Pesawat berkapasitas 11 orang ini adalah satu-satunya transportasi udara menuju Kepulauan Sula. Perjalanan menggunakan pesawat ini memiliki waktu tempuh sekitar 1,5 jam dengan biaya Rp 375.000 per orang.

Akan tetapi untuk ke Kepulauan Sula pun bisa menempuh jalur laut menggunakan kapal feri dengan waktu tempuh sekitar 15 jam.

Saat pesawat mulai lepas landas dari Bandara Sultan Babullah, jantung saya berdegup lebih kencang. Saya berpasrah diri. Namun begitu pesawat terbang lebih tinggi, panorama alam Indonesia bagian Timur ini nan elok. Saya terkesima.

Sepanjang jalan saya melihat lautan yang begitu luas, beberapa pulau kecil tak berpenghuni pun saya lalui. Tak terasa saya pun hampir sampai di Kepulauan Sula.

Dua pulau besar yakni Pulau Sula dan Pulau Mangoli sudah terlihat dari ketinggian. Masjid raya, pelabuhan, hingga rumah penduduk di Kota Sanana pun sudah terlihat jelas. Batas antara garis pantai, laut dangkal bewarna biru tosca, dan laut dalam bewarna biru begitu jelas. 

Namun, sebelum mendarat, pesawat ini pun harus mengambil posisi untuk mendarat. Kapal pun dimiringkan untuk berbelok arah. Disitulah saya merasa seperti sedang bermain roller coaster. Seketika terkejut dan reflek memegan kursi di depan saya.

Tak lama pesawat pun mendarat, saya pun bisa bernapas lebih lega. Tentunya karena ini adalah pengalaman pertama saya naik pesawat kecil. Sesampainya di Kota Sasana waktu menunjukkan pukul 09.30 WITA. Saya pun segera bergegas menuju penginapan.

Rasanya saya pun tak sabar untuk menikmati keindahan alam yang ada di Kepulauan Sula. Banyak obyek wisata yang bisa dikunjungi seperti Pantai Baleha, Pantai Fatkauyon, Pantai Desa Waisum, Pantai Wai Ipa, Pantai Mangoli, dan Pantai Teluk Harimau. Potensi alam lainnya yang bisa dikunjungi pula seperti seperti Telaga Kabau, Pulau Kucing, Air Terjun Wailau, Air Terjun Waitina, Selat Capalulu, dan Pulau Pagama. 

Sepenggal soal Bagasi yang "Nyasar" ke Penerbangan lain

Kembali ke cerita awal bahwa bagasi saya masuk ke pesawat dengan rute berbeda. Sekitar pukul 13.00 WITA saya mendapatkan pesan singkat dari petugas maskapai di Bandara Sultan Babullah. Petugas mengatakan bahwa tas saya sudah ada di sana.

Rasanya begitu lega, namun tas saya pun tidak bisa langsung sampai di Kota Sanana. Penerbangan pesawat perintis baru ada keesokan harinya. Berbekal rasa percaya saya pun menyetujui asalkan tas saya bisa sampai.

Saya pun terus berkoordinasi dengan petugas dari maskapai Garuda Indonesia, petugas Bandara Sultan Babullah, dan petugas maskapai Susi Air. Akhirnya tas saya pun sampai di Kota Sanana dititipkan melalui penerbangan Susi Air di hari berikutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tur 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tur 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.