3 Aplikasi Wisata Andalan Turis Milenial - Kompas.com

3 Aplikasi Wisata Andalan Turis Milenial

Kompas.com - 15/04/2018, 08:07 WIB
Bookingina.com situs reservasi online hotel dan restoran seluruh Indonesia, yang digagas oleh PHRI.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Bookingina.com situs reservasi online hotel dan restoran seluruh Indonesia, yang digagas oleh PHRI.

JAKARTA, KOMPAS.com – Di era digital, wisatawan kian terbantu dengan adanya berbagai aplikasi pendukung wisata. Dari banyaknya aplikasi yang bisa digunakan pada ponsel, tiga di antaranya paling banyak digunakan oleh turis generasi milenial.

Data ini terungkap dari hasil riset digital yang dilakukan Dwidayatour, salah satu agen travel di Indonesia. Riset tersebut dilakukan sepanjang Januari – Februari 2018, melibatkan 1700 warganet dengan rentang usia 18-35.

Berikut daftarnya:

1. Media sosial, khususnya Instagram

Aktivitas sosial media menjadi sangat penting bagi milenial saat berwisata, bahkan bisa menjadi tujuan untuk berwisata. Dari banyaknya media sosial yang ada, Instagram jadi aplikasi yang paling wajib dimiliki, dan paling tepat untuk berbagi foto liburan.

Sharing di media sosial jadi hal wajib, dan tujuan wisata. Karena destinasi yang dipilih pasti yang harus menarik untuk difoto, baik itu alam, olahraga atau lainnya,” terang terang Hendriyapto, VP Commercial Dwidayatour, dalam acara Travel Fair Dwidayatour Carnival, Jumat (13/4/2018).

ilustrasi penggunaan Google MapsJUSTIN SULLIVAN ilustrasi penggunaan Google Maps

2. Aplikasi penunjuk arah

Aplikasi penunjuk arah atau biasa disebut maps menjadi masuk deretan aplikasi yang wajib dimiliki wisatawan milenial. Aplikasi ini sangat berguna ketika mereka mengeksplor destinasi, baik dari segi tempat, kuliner, dan hal menarik tanpa harus mengandalkan pemandu setempat.

3. Aplikasi transportasi online

“Dengan menggunakan moda aplikasi online harapannya mereka juga bisa lebih mengeksplor destinasi tersebut,” ungkap Hendri kepada KompasTravel.

Ia menambahkan, generasi milenial sampai saat ini lebih suka memesan tiket secara eceran atau satu per satu. Transportasi lokal di tempat wisata belum mereka pesan dari jauh-jauh hari, tetapi lebih suka spontan dengan aplikasi transportasi online.


Komentar

Close Ads X