Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark - Kompas.com

Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark

Kompas.com - 17/04/2018, 17:20 WIB
Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi, Jawa BaratDok Pemprov Jawa Barat Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat


JAKARTA, KOMPAS.com - Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, resmi mendapatkan predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Hal itu ditetapkan pada sidang Executive Board Unesco ke 204, Komisi Programme and External Relations, Kamis (12/4) di Paris, Perancis.

"Usulan tersebut diterima tanpa perdebatan. Artinya, semua negara menyetujui kawasan Ciletuh, Palabuhanratu, sebagai UGG," ujar General Manager Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Dana Budiman dikutip dari Siaran Pers, Senin (16/4/2018).

Pertimbangan UNESCO mengakui Ciletuh sebagai geopark dunia, bukan tanpa alasan. Sejak penilaian pada awal Agustus 2017, Ciletuh memiliki poin yang bagus di setiap kriteria standar geopark dunia.

“Potensinya juga sangat besar. Keindahan alamnya lengkap. Ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Karena itu harus cepat dikembangkan, agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakatnya,” ujar Dana.

Pemandangan Pantai Palangpang Teluk Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/8). Geopark Ciletuh merupakan konsep kawasan terpadu geologi, hayati dan budaya di Kabupaten Sukabumi Jabar yang diajukan pemerintah Indonesia melalui UNESCO untuk menjadi Geopark skala Internasional. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww/17.ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI Pemandangan Pantai Palangpang Teluk Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/8). Geopark Ciletuh merupakan konsep kawasan terpadu geologi, hayati dan budaya di Kabupaten Sukabumi Jabar yang diajukan pemerintah Indonesia melalui UNESCO untuk menjadi Geopark skala Internasional. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww/17.

Geopark Ciletuh juga dikelilingi hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah.

Di sisi lain, bukan hanaya perbukitan batuan yang dimilikinya, Ciletuh juga punya pantai yang dengan ombak yang disukai para peselancar dunia.

Ombak tersebut dapat dinikmati di Pantai Cimaja. Pantai itu sering terpilih sebagai lokasi lomba surfing berskala internasional.

Penilaian juga mencakup segi budaya, di kawasan seluas 126.100 hektare tersebut Sunda masih amat terasa. Geopark tersebut mencakup delapan kecamatan mulai dari Cisolok (Pantai Cimaja) sampai dengan Ujunggenteng (Ciemas), Sukabumi.

Sejumlah wisatawan menikmati salah obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Curug Cimarinjung, Desa/Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).KOMPAS.com/BUDIYANTO Sejumlah wisatawan menikmati salah obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Curug Cimarinjung, Desa/Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).

Tak hanya dapat mempelajari adat dan budayanya saja, di Geopark Ciletuh wisatawan juga bisa menikmati beragam objek wisata eksotis. Mulai dari keindahan air terjun Awang, Taman Purba, bukit Panenjioan, dan masih banyak lainnya.

Pemerintah setempat juga ikut mempersiapkan masyarakatnya, mulai dari pengembangan desa binaan, pengembangan geowisata, pengembangan homestay, dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pemerintah dan masyarakat setempat untuk menjadikannya semakin baik, dan dikenal dunia.

Wisatawan beristirahat di salah satu obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Puncak Panenjoan, Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabum, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017). KOMPAS.com/BUDIYANTO Wisatawan beristirahat di salah satu obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Puncak Panenjoan, Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabum, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan telah yakin jika potensi tersebut akan membawa geopark ini diakui dunia, sebagai Unesco Global Geopark (UGG). Menurutnya tiga unsur utama geopark dunia sudah dipenuhi Ciletuh, mulai geodiversity, biodiversity, dan culture diversity.

“Rumus destinasi kelas dunia adalah atraction, access, dan tourism resource. Saya lihat Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu sudah memiliki itu dan kita harapkan akan menjadi UGG,” katanya dalam siaran tertulis.

Selain Ciletuh, UNESCO juga mengesahkan 12 geopark lain, dari 11 negara sebagai UGG, dalam acara yang sama.



Close Ads X