Kompas.com - 22/04/2018, 11:00 WIB
Ini sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola. KOMPAS.ComIni sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola.


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Pernahkah Anda terpikir menyantap buah durian dengan memilah dan memetik langsung dari pohonnya dengan bebas atau sesuka hati?

Sekelompok pemuda di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggagas agrowisata buah durian otong yang terletak di atas ketinggian 500 meter dari permukaan laut.

Di tempat ini, pencinta durian dapat memilah dan memetik buah durian sesukanya langsung dari pohonnya. Wisatawan bisa membawa pulang buah kesukaannya atau disantap langsung di tengah areal perkebunan yang rindang dan asri tersebut.

Kawasan Kebun Raya Bulo Kecamatan Bulo Polewali Mandar yang disulap jadi kawasan agrowisata buah merupakan  milik Aco Masruddin Mogot. Agrowisata buah durian Kebun Raya Bulo terletak di Bukit Merdeka, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ini sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola.KOMPAS.Com Ini sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola.
Kawasan agrowisata primadona Polewali Mandar ini sudah dibuka pihak pengelola untuk wisatawan sejak awal Maret lalu.

Ratusan pohon durian jenis otong dan varietas lain termasuk varietas asal Malaysia dan lokal Indonesia tampak berjejer rapih di areal perkebunan yang berada di atas kawasan perbukitan.

Meski belum lama diresmikan para petani sebagai kawasan wisata buah, sekitar satu tahun lebih, namun agrowisata buah ini mulai memikat hati para wisatawan lokal maupun luar Polewali, termasuk Sulawesi Selatan, Palu dan Kalimantan.

Di hari libur agrowisata buah durian di kawasan ini bisanya ramai dikunjungi wisatawan. Mereka sengaja datang langsung ke lokasi perkebunan ini lantaran penasaran dengan buah durian otong yang beratnya bisa mencapai delapan kilogram per buah.

Ini sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola.KOMPAS.Com Ini sensasi baru menikmati durian di kecamatan Bulo Polewali mandar sylawesi barat. Wisatawan bisa memetik dan makan durian langsung dari pohonnya atau menikmatinya di gasebo yang disediakan penbgelola.

Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau yakni Rp 25.000 per satu kilogram. Yang menarik wisatawan bisa bebas memilah dan memilih buah kesukaan mereka.

Pengunjung tidak perlu ragu salah pilih, sebab jika durian yang dipilih rusak atau busuk karena terserang hama, tidak perlu khawatir karena akan diganti oleh pemilik kebun dengan durian yang lain.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.