Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/04/2018, 16:30 WIB

PASURUAN, KOMPAS.com – Guung Bromo yang ada di dalam kawasa Karst Tengger, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia. Bentang alamnya memiliki banyak keisimewaan yang bisa membuat takjub wisatawan.

Di dalam kawasan Karst Tengger tersebut bukan hanya ada Gunung Bromo, tapi juga pegunungan lain, tetapi yang paling terkenal keindahannya memang Gunung Bromo.

Anda bisa mengunjungi Bromo dari empat kabupaten yang melingkarinya, mulai Pasuruan, Lumajang, Malang, dan Probolinggo.

Baca juga : 4 Spot Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

Bagi yang pertama kali berencana ke sana, KompasTravel rangkum lima destinasi yang wajib dikunjungi sekitaran Gunung Bromo.

1. Melihat Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Melihat matahari terbit ini merupakan salah satu atraksi favorit wisatawan yang berkunjung ke Bromo. Keindahan alam Bromo akan terpancar begitu detik-detik matahari mulai menampakkan semburatnya. Daat inilah yang paling menakjubkan dan tidak boleh terlewatkan.

Baca juga : Dari Desa ke Desa Berburu Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Untuk merasakan pengalaman ini, Anda bisa memilih empat tempat dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pertama ada Bukit Dingklik, lalu Bukit Cinta, Bukit Kongkog, dan terakhir yang paling tinggi ialah Puncak Pananjakan. Keduanya berada di satu jalur, Kabupaten Pasuruan.

2. Mengunjungi Pasir Berbisik

Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).

Setelah matahari mulai meninggi, Anda bisa beranjak dengan mobil hardtop offroad ke destinasi Laut Pasir, atau nama lainnya pasir berbisik.

Menurut Bambang, pemandu wisata setempat yang ditemui KompasTravel, Sabtu (21/4/2018), pasir berbisik ini dahulunya padang pasir yang saking sepinya, terdengar suara angin yang menghempas pasir, sehingga berbunyi seperti bisikan.

Pengunjung yang datang ke sini diharapkan membawa kacamata, ataupun shal untuk melindungi dari angin kencang yang meniup pasir-pasir tadi. Angin tersebut bisa datang sewaktu-waktu tanpa terjadwal, terutama di musim panas.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Travel Update
Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Travel Update
6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, Ke Mana Saja?

6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, Ke Mana Saja?

Jalan Jalan
Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Travel Update
Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Travel Update
Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Sekian Tarifnya

Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Sekian Tarifnya

Jalan Jalan
Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Travel Update
New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Travel Update
Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Travel Update
Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Travel Update
Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Travel Tips
Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+