5 Destinasi Wajib Saat Pertama Kali Berkunjung ke Bromo - Kompas.com

5 Destinasi Wajib Saat Pertama Kali Berkunjung ke Bromo

Kompas.com - 26/04/2018, 16:30 WIB
Antusiasme wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Antusiasme wisatawan menyaksikan momen matahari terbit di Kawasan Bromo Tengger, Puncak Pananjakan, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).

PASURUAN, KOMPAS.com – Guung Bromo yang ada di dalam kawasa Karst Tengger, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia. Bentang alamnya memiliki banyak keisimewaan yang bisa membuat takjub wisatawan.

Di dalam kawasan Karst Tengger tersebut bukan hanya ada Gunung Bromo, tapi juga pegunungan lain, tetapi yang paling terkenal keindahannya memang Gunung Bromo.

Anda bisa mengunjungi Bromo dari empat kabupaten yang melingkarinya, mulai Pasuruan, Lumajang, Malang, dan Probolinggo.

Baca juga : 4 Spot Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

Bagi yang pertama kali berencana ke sana, KompasTravel rangkum lima destinasi yang wajib dikunjungi sekitaran Gunung Bromo.

1. Melihat Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Melihat matahari terbit ini merupakan salah satu atraksi favorit wisatawan yang berkunjung ke Bromo. Keindahan alam Bromo akan terpancar begitu detik-detik matahari mulai menampakkan semburatnya. Daat inilah yang paling menakjubkan dan tidak boleh terlewatkan.

Baca juga : Dari Desa ke Desa Berburu Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Untuk merasakan pengalaman ini, Anda bisa memilih empat tempat dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pertama ada Bukit Dingklik, lalu Bukit Cinta, Bukit Kongkog, dan terakhir yang paling tinggi ialah Puncak Pananjakan. Keduanya berada di satu jalur, Kabupaten Pasuruan.

2. Mengunjungi Pasir Berbisik

Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Perjalanan menuju Gunung Bromo dari lautan pasir Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).

Setelah matahari mulai meninggi, Anda bisa beranjak dengan mobil hardtop offroad ke destinasi Laut Pasir, atau nama lainnya pasir berbisik.

Menurut Bambang, pemandu wisata setempat yang ditemui KompasTravel, Sabtu (21/4/2018), pasir berbisik ini dahulunya padang pasir yang saking sepinya, terdengar suara angin yang menghempas pasir, sehingga berbunyi seperti bisikan.

Pengunjung yang datang ke sini diharapkan membawa kacamata, ataupun shal untuk melindungi dari angin kencang yang meniup pasir-pasir tadi. Angin tersebut bisa datang sewaktu-waktu tanpa terjadwal, terutama di musim panas.

3. Berfoto di Indahnya Bukit Teletubbies

Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).

Salah satu Karst Tengger yang berbentuk unik ialah Bukit Teletubbies. Bukit ini dinamakan Teletubbies karena bergelombang seperti dalam film tersebut.

Wisatawan bisa berfoto di kawasan ini dengan latar karst yang istimewa. Selain foto, resor Plataran Bromo menyediakan paket piknik breakfast di sini, Anda bisa menikmati sarapan di tengah alam Tengger yang menakjubkan.

4. Melihat Indahnya Kawah Bromo

Wisatawan lokal dan mancanegara tetap naik ke bibir kawah Bromo untuk melihat ritual Yadnya Kasada, Kamis.(21/7/2016).KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL Wisatawan lokal dan mancanegara tetap naik ke bibir kawah Bromo untuk melihat ritual Yadnya Kasada, Kamis.(21/7/2016).

Tidak jauh dari sana, destinasi utama yang tidak boleh terlewat ialah melihat kawah Bromo. Anda harus mendaki Gunung Bromo terlebih dahulu.

Namun tenang saja, jangan anggap Gunung Bromo seperti gunung lain yang sukar untuk didaki. Telah tersedia tangga lengkap dengan pegangan besi yang mempermudah Anda.

Lamanya pendakian pun hanya sekitar satu jam untuk sampai puncak, dengan tempo tidak terlalu cepat. Anda tentu bisa beristirahat di sepanjang jalan, kapan pun Anda mau.

5. Teras Bromo

Suasana makan siang di Teras Bromo, lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Suasana makan siang di Teras Bromo, lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).

Menjelang sore, saatnya berpamitan dengan matahari yang akan tenggelam. Anda bisa menikmati indahnya sunset Bromo di salah satu tempat baru, bernama Teras Bromo.

Teras Bromo merupakan salah satu resto dari Plataran Bromo yang berada di jalur turun arah Pasuruan, tepatnya di Desa Ngadiwono, Tosari.

Di sana, Anda bisa menikmati hidangan kuliner Indonesia di atas rooftop yang mengarah langsung ke pemandangan matahari terbenam di tengah bukit. Namun pemandangan indah ini didapat saat kabut tidak menutupi perbukitan, terutama di musim hujan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X