Kompas.com - 28/04/2018, 13:28 WIB
Pulo Cinta yang awalnya hanya gundukan pasir halus di selatan Kabupaten Boalemo, Gorontalo. tempat ini adalah lokasi paling romantis Dinas Pariwisata Gorontalo - Helmi HongiPulo Cinta yang awalnya hanya gundukan pasir halus di selatan Kabupaten Boalemo, Gorontalo. tempat ini adalah lokasi paling romantis

 JAKARTA, KOMPAS.com – Provinsi Gorontalo berencana akan terus mengembangkan sektor pariwisata, salah satunya wisata halal.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Nancy Lahay membenarkan hal tersebut. Wisata halal sendiri diterapkan karena penduduk di Gorontalo sendiri mayoritas adalah muslim.

“Di sana (Gorontalo) hampir 99 persen semuanya muslim. Sehingga kita bisa jadikan wisata halal. Namun kita tambahkan menjad wisata halal dan lingkungan berbasis masyarakat,” ujar Nancy beberapa waktu lalu saat ditemui di Jakarta.

Baca juga : Catat, Ini 17 Agenda Wisata di Gorontalo Sepanjang 2018

Penambahan soal wisata lingkungan ini, menurut Nancy, karena di Gorontalo sendiri terdapat beragam destinasi wisata yang merupakan wisata alam.

“Jadi lingkungan (tempat wisata) itu juga harus kita jaga, kalau tidak dijaga, tentu destinasi (wisata) akan pudar dengan sendirinya,” kata dia.

Hamparan bukit, pantai dan dataran merupakan wilayah desa Bongo, Gorontalo. Pemandangan yang indah ini terlihat dari masjid Walima EmasKOMPAS.COM/ROSYID A AZHAR Hamparan bukit, pantai dan dataran merupakan wilayah desa Bongo, Gorontalo. Pemandangan yang indah ini terlihat dari masjid Walima Emas
Untuk bisa mendapatkan gelar tempat wisata halal, Pemerintah Provinsi Gorontalo pun akan melakukan sertifikasi halal pada semua produk yang ada.

Nancy mengatakan, setidaknya setiap tahun dapat melakukan sertifikasi pada 250 hingga 500 produk. Produk yang dimaksudkan seperti halnya makanan, restoran, hingga hotel harus mendapatkan sertifikasi halal.

Karena mayoritas penduduk Gorontalo adalah umat muslim, ada beberapa agenda yang dilakukan masyarakat saat bulan Ramadhan maupun jelang lebaran.

Seperti halnya Festival Tumbilotohe atau malam pasang lampu untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh masyarakat Gorontalo akan menyalakan lampu tradisional menggunakan botol dan bahan bakar minyak tanah yang dinyalakan selama tiga hari.

Keindahan Tumbilotohe ini bisa disaksikan mulai perbatasan Gorontalo dengan Sulawesi Utara di bagian timur hingga dengan Provinsi Sulawesi Tengah di bagian barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.