Perdana, Pati Akan Punya Hotel Bintang 4 - Kompas.com

Perdana, Pati Akan Punya Hotel Bintang 4

Kompas.com - 30/04/2018, 13:24 WIB
Ilustrasi hotelDragonImages Ilustrasi hotel

SEMARANG, KOMPAS.com – Sebuah hotel berbintang 4 untuk pertama kalinya mulai dibangun di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Hotel berbintang itu diklaim yang pertama di wilayah Pantai Utara Pati.

Hotel yang bernama Grand Sani itu dibangun diatas lahan seluas 1 hektar di wilayah Margorejo, Pati.

Hotel itu berada satu kompleks dengan pembangunan wahana permainan air yang diklaim terbesar di Jawa Tengah, Panjawi-Pati Adventure Park.

Baca juga : Sego Jagung dan Bothok Yuyu, Kuliner Ndeso dari Pati

Manager kontruksi PT Pertama Inti Cendana, Edi Julianto, menjelaskan hotel yang mulai dibangun ini direncanakan sebanyak 120 kamar. Ada tiga tipe kamar yang disediakan, yaitu deluxe, junior dan executive.

Kamar ini juga dilengkapi dengan 1 kamar Presidential Suite.

“Jadi kami merombak restoran Sendang Sani ini jadi Hotel Grand Sani. Di lantai paling atas juga ada swim pool, lalu water park ada di belakang hotel,” ujar Edi di Semarang, Minggu (29/4/2018).

Baca juga : Segarnya Soto Kemiri Khas Pati

Edi mengatakan pembangunan hotel tersebut mulai dibangun sejak Kamis (26/4/2018) kemarin, dengan durasi pekerjaan antara 18-24 bulan. Hotel dibangun setelah mengantongi perizinan dari instansi terkait.

Selain hotel, pengelola juga membangun sebuah ruang pertemuan besar yang mampu menampung sekitar 2.000 orang.

Sementara ruang pertemuan kecil disediakan sebanyak 5 ruang dengan daya tampung hingga 70 orang.

Untuk proyek ini, perusahaan menginvestasikan modal hingga Rp 240 miliar. Dengan rincian Rp 110 miliar untuk water park, sementara sisanya untuk bangunan hotel dan bangunan penunjang. 

Baca juga : Nasi Gandul, Kuliner Khas Pati yang Digandrungi Indra Safri...

Edi meyakini, hotel ini akan disinggahi setidaknya oleh mereka yang sedang melintasi jalur Pantura Jawa yang membutuhkan tempat rehat. Hotel bintang ini disediakan untuk menunjang kegiatan pariwisata.

Rata-rata di Pati, sambung Edi, tingkat keterisian pengunjung hotel diatas 50 persen. Oleh karena itu, hotel bisnis dinilai masih menjanjikan.

“Bisnis hotel masih menjanjikan. 3 hari terlahir ini, Pati full kekurangan kamar. Rata-rata harian itu 60-75 persen okupansinya,” tambahnya.


Komentar

Close Ads X