Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/05/2018, 06:09 WIB

Sarah Hawkswood, wisatawan asal Inggris yang diapresiasi sebagai Kartini Bunaken dalam keterlibatan mengangkat sampah dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)Balai Taman Nasional Bunaken Sarah Hawkswood, wisatawan asal Inggris yang diapresiasi sebagai Kartini Bunaken dalam keterlibatan mengangkat sampah dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, di kawasan Taman Nasional Bunaken, Sabtu (28/4/2018)
JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Bunaken, Sulawesi Utara, turut serta dalam kegiatan Malendong Bersih-bersih Bunaken, Sabtu (28/4/2018).

Satu di antaranya mendapatkan penghargaan karena kegigihannya mengangkut sampah.

Kegiatan bersih-bersih bawah laut, permukaan laut, dan daratan itu diselenggarakan Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB).

Masyarakat, pemerintah daerah, sampai wisatawan ikut serta dalam memeringati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April.

Baca juga : 1,5 Ton Sampah Diangkut Wisatawan dan Penyelam di Bunaken

Kali ini BTNB memberikan penghargaan berupa sertifikat kepedulian lingkungan kepada wisman yang dinilai sangat proaktif mengangkut sampah dalam kegiatan tersebut.

Selai wisatawan, pihak taman nasional juga memberikan penghargaan kepada MM Travel yang mengangkat sampah terbanyak di permukaan laut dan daratan. Wisatawan travel tersebut juga ikut andil berwisata sembari mengambil sampah dari kapalnya.

"Masih dalam rangka memperingati Hari Kartini, kami juga memberikan apresiasi kepada Sarah Hawkeswood diver perempuan dari Tasik Ria Dive Resort, sebagai apresiasi atas partisipasi aktif sebagai wisman yang sukarela pedulli dan memberikan kontribusi terhadap kelestarian di Bunaken," ungkap Kepala BTNB Farianna seperti dikutip dari siaran pers kepada KompasTravel, Senin (30/4/2018).

Sarah merupakan wisman asal Inggris yang datang dan menyelam di Bunaken bersama suaminya.

"Semoga dengan memberikan apresiasi ini akan menyambung pemasaran promosi wisata Bunaken yang indah di negaranya dan pangsa pasar Eropa, ujar Farianna.

Baca juga : 3 Ton Sampah Diangkut dari Pulau Bunaken

Awalnya ia berharap banyak wisatawan nusantara (wisnus) yang ikut. Ternyata wisman justru lebih antusias.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+