Promosikan Batam, Asita Kepri Kembali Gelar Travel Fair 2018

Kompas.com - 03/05/2018, 06:37 WIB
Pemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. KOMPAS.COM / RODERICK ADRIAN MOZESPemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.

BATAM, KOMPAS.com - Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata, ASITA (Association Travel Agent) menggelar 2nd Asita Kepri Travel Fair 2018, yang digelar mulai Kamis (3/5/2018) hingga Minggu (6/5/2018).

Di mana acara utama dari kegiatan ini adalah acara Business to Business Meeting dan stake holder pariwisata.

"Nantinya para penjual paket wisata dan industri pariwisata, seperti dari hotel, golf, destinasi wisata, industri oleh-oleh dan travel agent akan bertemu dengan para calon pembeli," kata ketua pelaksana Febriansyah di Batam, Rabu (2/5/2018) sore.

Baca juga : Unik! Hotel Berbentuk Kapal Pesiar di Batam

Tidak saja dari Indonesia, para buyer yang melakukan transaksi ini berasal dari beberapa negara, di antaranya Singapura, Malaysia dan India.

Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar 2nd Asita Kepri Travel Fair 2018, yang digelar mulai Kamis (3/5/2018) hingga Minggu (6/5/2018).KOMPAS.com/HADI MAULANA Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar 2nd Asita Kepri Travel Fair 2018, yang digelar mulai Kamis (3/5/2018) hingga Minggu (6/5/2018).
"Dengan terjadinya pertemuan bisnis antara pihak-pihak ini diharapkan terjadi transaksi yang saling menguntungkan baik yang terjadi saat acara ataupun di kemudian hari," ungkap Febriansyah yang juga Sekjen DPD Asita Kepri.

Baca juga : Pariwisata Batam Dipromosikan di Bali

Febriansyah juga berharap dengan kegiatan ini ke depan para buyer dari negara lain bisa mengirimkan groupnya per minggu ke Batam, minimal satu group jumlahnya 40 orang.

"Dengan 119 buyer maka diharapkan setelah acara ini ada tambahan wisatawan sebanyak 40 orang per minggu kali 52 minggu. Ada 2.080 tamu yang akan datang selama 1 tahun ke depan per buyer," katanya.

Tering Bay Golf & Country Club di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. BARRY KUSUMA Tering Bay Golf & Country Club di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Itu artinya, lanjut Febriansyah, jika dikalikan jumlah buyer 119 agent maka diharapkan tambahan wisatawan sebanyak 247.520 orang wisatawan.

Menurut dia, jika dianggap rata-rata wisatawan membelanjakan uangnya sebanyak Rp 1 juta per orang, maka potensi pemasukan wisatawan yang datang untuk Batam atau Kepri sebesar Rp 247 miliar.

"Dengan proyeksi ini diharapkan apa yang dilakukan oleh Asita Kepri bisa menambah kontribusinya kepada pendapatan daerah Kepri umumnya, dan Batam khususnya," tambah Febriansyah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X