Yang Baru dari Kendal, Kampung Ragam Warna - Kompas.com

Yang Baru dari Kendal, Kampung Ragam Warna

Kompas.com - 09/05/2018, 20:19 WIB
Kampung Ragam Warna desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/Slamet PriyatinKompas.com/Slamet Priyatin Kampung Ragam Warna desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/Slamet Priyatin

KENDAL, KOMPAS.COM - Kampung wisata Ragam Warna di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, kini sudah mulai viral.

Kampung yang sebelumnya bernama Mranggen tersebut sejak Selasa (8/05) hingga Rabu (9/05) didatangi 30 blogger dari Jakarta, Semarang, Bandung dan Bali.

Mereka menginap semalam dan foto-foto di kampung tersebut.

Menurut salah satu blogger asal Bandung, Titi Akmar, kampung Ragam Pesona di Kaliwungu ini sangat indah. Kesadaran masyarakatnya untuk menjaga kebersihan juga tinggi. Setiap sudutnya bagus untuk selfie.

“Saya seperti tidak bisa berjalan jauh. Setiap beberapa langkah, ada tempat bagus untuk selfie dan siap diunggah di instagram,” kata Titi.

Kampung Ragam Warna desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/Slamet PriyatinKompas.com/Slamet Priyatin Kampung Ragam Warna desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/Slamet Priyatin

Perempuan asli Makassar tersebut menambahkan, selain kampungnya yang dicat dan dilukis warna-warni, ada makanan khas Kaliwungu yang juga bisa membuat wisatawan tertarik datang ke sini.

Makanan itu adalah sumpil dan onde-onde.

“Ada juga kesenian drumblung yang unik. Kesenian mirip drumband ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi wisatawan. Saya akan memviralkan kampung ini, biar wisatawan asing juga ingin datang ke sini,” ujarnya.

Blogger lain asal Jakarta, Dwika Putra, mengaku Kampung Ragam Warna layak menjadi tujuan wisata. Sebab sangat indah dan menarik.

“Jadi kalau ke Semarang, bisa mampir di sini. Jaraknya dekat dan hanya memakan waktu tidak lebih dari satu jam,” tambahnya.

Para blogger saat berada di kampung Ragam Warna Kaliwungu Kendal, Rabu (9/5/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Para blogger saat berada di kampung Ragam Warna Kaliwungu Kendal, Rabu (9/5/2018).

Menurut Dwika, masyarakat Kampung Ragam Warna harus sudah siap bila nanti dikunjungi banyak wisatawan. Sebab, melayani wisatawan itu tidak mudah.

Seperti misal, ada wisatawan yang mau menginap di rumah yang bebas asap rokok. Maka warga bisa menyediakannya.

“Kalau lain-lainnya sudah mendukung. Dalam waktu tidak lama, kampung ini pasti terkenal,” kata Dwika.

Dwika mengaku masih ada beberapa yang perlu ditambah untuk mendukung keindahan Kampung Ragam Warna, yaitu lampu penerangan.

Sebab, pada malam hari, kampung ini masih gelap.

“Padahal pada malam hari, ada tempat-tempat tertentu yang bertambah indah bila untuk foto-foto,” jelasnya.

Kampung Ragam Warna di Desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/ Slamet PriyatinKompas.Com/Slamet Priyatin Kampung Ragam Warna di Desa Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Kompas.Com/ Slamet Priyatin

Seperti halnya Titi, Dwika juga siap membuat Kampung Ragam Warna ini lebih terkenal.

Inspirator Kampung Ragam Warna, Bambang Yogi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 13 rumah untuk wisatawan menginap.

“Nanti yang punya rumah kami, kami beri pelatihan bagaimana menjadi tuan rumah untuk wisatawan,” ujarnya.

Bambang Yogi menambahkan pihaknya juga telah menyiapkan taman kecil untuk istirahat para wisatawan. Taman itu juga bagus untuk tempat selfie.

“Ada juga galeri bagi yang ingin menikmati lukisan karya warga sini,” akunya.

Bupati Kendal, Mirna Anissa, mengucapkan banyak terima kasih kepada para blogger yang telah datang ke Kampung Ragam Warna dan siap memviralkannya.

Ia berharap, mereka tidak kecewa dan mau datang lagi ke sini. Membawa kerabat dan kenalannya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada warga Kampung Ragam Warna yang telah membuat daerahnya sangat indah. Semoga kreativitas dan kesadaran masyarakat kampung ini bisa ditiru daerah lain di Kendal,” kata Mirna.

Mirna ingin Kabupaten Kendal menjadi daerah wisata bisa terwujud. Apalagi, Kendal mempunyai alam yang sangat mendukung untuk digarap menjadi tempat wisata.

“Kesenian dan makanan asli daerah sini, juga bisa menjadi pendukung supaya wisatawan datang ke sini,” tegasnya.


Komentar

Close Ads X