Gunung Merapi Meletus, Pendakian Ditutup

Kompas.com - 11/05/2018, 10:20 WIB
Potongan video letusan merapi yang direkam warga Boyolali, Febri Aryadi, Jumat (11/5/2018). Instagram @FebriacsPotongan video letusan merapi yang direkam warga Boyolali, Febri Aryadi, Jumat (11/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Besar Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menutup kegiatan pendakian gunung pasca-erupsi Gunung Merapi pada Jumat (11/5/2018) pukul 07.50 WIB.

"Semua pintu masuk terkait wisata termasuk pendakian di kawasan TNGM ditutup," kata Kepala Balai Besar TNGM, Ammy Nurwati dalam pesan singkat kepada KompasTravel, Jumat pagi.

Ia menyebut Balai Besar TNGM akan memantau kondisi wisatawan atau pendaki yang menggunakan wisata di kawasan TNGM.

Ammy juga mensterilkan area puncak Gunung Merapi dari pendakian.

"Kami konsentrasi ke wisatawan yang menggunakan kawasan dalam TNGM. Lava tour di luar kawasan tetapi tetap kami pantau," katanya.

Pendakian Gunung Merapi ditutup sampai informasi kondisi terbaru tentang Gunung Merapi.

Letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (11/5/2018) pagi disertai dengan suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho pada hari yang sama.

Sutopo menjelaskan, Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman itu saat meletus melontarkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

"Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi," kata Sutopo melalui rilis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X