Ada Ledakan Bom, Festival Rujak 2018 di Surabaya Dibatalkan

Kompas.com - 13/05/2018, 11:39 WIB
Risma ikut ramaikan Festival Rujak Uleg 2016, Minggu (29/5/2016) KOMPAS.com/Achmad FaizalRisma ikut ramaikan Festival Rujak Uleg 2016, Minggu (29/5/2016)
JAKARTA, KOMPAS.com - Festival Rujak Uleg 2018 dibatalkan menyusul terjadi peristiwa pengeboman di tiga gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi. 
 
Dikutip dari Antaranews.com, keputusan tersebut diperintahkan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
 
"Ini instruksi dari wali kota agar acara itu dibatalkan," kata Kabag Humas Pemerintah Kota Surabaya, M. Fikser kepada Antara di Surabaya.

Menurut dia, instruksi tersebut diberikan pada saat Risma dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara kedinasasn di Arab Suadi.

 
"Saat ini Bu Risma sudah di Bandara Soekarno Hatta jakarta dan langsung terbang ke Surabaya," katanya.

Fikser mengatakan dibatalkannya acara tersebut karena prihatin atas kejadian pengeboman yang terjadi di tiga geraja yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel, GKI Diponegoro dan GPPS Sawahan Arjuna.

Mendapati hal itu, lanjut dia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya langsung menyampaikan kepada semua peserta Festival Rujak Uleg 2018 baik di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan hingga warga.

"Kami punya data pesertanya sehingga langsung kami informasikan," ujarnya.

Festival Rujak Uleg 2018 Acara yang menjadi rangkaian menyambut HUT Ke-725 Kota Surabaya diikuti 1.500 peserta yang terbagi menjadi 275 kelompok.

 
Rencananya, Festival Rujak Uleg 2018 digelar hari ini, Minggu (13/5/2018).
 
 
Dikutip dari Kompas.id, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Irvan Widyanto, kemarin, di Surabaya mengatakan, Festival Rujak Uleg kali ini berbeda dari tahun lalu.
 
”Jika pada 2017 menggunakan cobek berdiameter 1,5 meter, tahun ini cobek diperbesar menjadi berdiameter 2,5 meter,” katanya.
 
Cobek raksasa ini akan digunakan menjadi salah satu tempat membuat rujak yang merupakan salah satu makanan khas Surabaya. Peserta dari perwakilan kelompok masyarakat membuat rujak di Jalan Kembang Jepun.
 
Tiga ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya yaitu, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.
 
Waktu ledakan berjeda Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung, ledakan pertama terjadi di Gereja Maria Tak Tercela, yaitu pada sekitar pukul 07.30 WIB. Adapun dua ledakan lain, sebut dia, berjeda masing-masing 5 menit setelah ledakan pertama.
 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X