10 Fakta Menarik tentang Gunung Everest

Kompas.com - 18/05/2018, 19:10 WIB
Pendaki beristirahat di jalur pendakian menuju puncak Gunung Everest, di Khumbu, Nepal, 18 Mei 2013. AP PHOTO / ALPENGLOW EXPEDITIONS, Adrian BallingerPendaki beristirahat di jalur pendakian menuju puncak Gunung Everest, di Khumbu, Nepal, 18 Mei 2013.

Data dari Mahitala Unpar, sejak tahun 1924 hingga 2017 ada sekitar 288 yang meninggal dunia di Everest.

Tercatat 168  orang meninggal menuju puncak tanpa suplemen oksigen. Sebanyak 71 orang meninggal setelah mencapai puncak Everest dan perjalanan turun.

Kebanyakan mayat pendaki masih berada di gunung.

7. Perlu persiapan

Sebelum bertolak untuk memulai pendakian, lakukan latihan atau olahraga rutin. Seperti yang diketahui, banyak rintangan menuju puncak. Mulai dari medan, suhu, hingga cuaca.

Selain fisik, persiapkan pula peralatan, pengetahuan soal gunung, hingga mental sebelum Anda berangkat.

8. Tetap berlatih sesampainya di Everest Base Camp

Rata-rata orang memerlukan waktu 40 hari untuk mendaki gunung ini. Sesampainya di Everest Base Camp (EBC) sebaiknya tetap berlatih teknik-teknik pendakian.

Selain itu untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan, lakukan penyesuaian badan dengan ketinggian gunung atau proses aklimatisasi.

9.  Bantuan Sherpa

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X