Setiap Hari, Ada 2.500 Porsi Takjil di Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Kompas.com - 23/05/2018, 17:00 WIB
Kompas TV Pada hari kedua bulan suci ramadan Presiden Joko Widodo menggelar buka puasa bersama di Istana Negara.

Membuat hidangan sebanyak ini dibutuhkan tenaga yang tak sedikit. Ada 28 kelompok ibu-ibu yang bertugas mempersiapkan aneka makanan berbuka.

"Masing-masing kelompok terdiri dari 25-30 orang. Ibu-ibu ini bertugas menyiapkan lauknya saja, sedangkan minum, nasi, dan buah sudah masjid yang menyiapkan,” kata Edo.

Para ibu ini dengan sukarela membantu memasak, bahkan iuran menyumbangkan dana pribadi mereka untuk menutupi kekurangan biaya.

“Dari kami memberi subsidi. Misal Rp 11 juta, padahal butuh Rp 18 juta, sisanya ibu-ibu itu yang dengan rela menyumbang. Mereka sadar ada pahala bagi orang yang menyediakan hidangan berbuka puasa untuk sesama,” ujar Edo.

Mereka yang biasanya berbuka puasa di Masjid Jogokariyan adalah warga sekitar maupun mahasiswa dari penjuru Yogyakarta.

Pada akhir pekan, panitia menambah 1.000 porsi takjil.

Kegiatan berbuka puasa ini dirangkai dengan sejumlah kegiatan lain, seperti Sore Berkisah, Tabligh Akbar, dan kajian umum.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X