"Jejak Rasa Nusantara" Karya Penulis Indonesia Masuk Nominasi Buku Sejarah Kuliner Terbaik Dunia

Kompas.com - 24/05/2018, 13:26 WIB
Sejarawan Kuliner Indonesia, Fadly Rahman, penulis buku Jejak Rasa Nusantara Dok. PribadiSejarawan Kuliner Indonesia, Fadly Rahman, penulis buku Jejak Rasa Nusantara

JAKARTA, KOMPAS.com - Buku berjudul "Jejak Rasa Nusantara" karya sejarawan kuliner Indonesia, Fadly Rahman, masuk nominasi Gourmand World Cookbook Award 2018 untuk kategori Culinary History.

Dalam kategori ini, ada tiga nominator yang pemenangnya akan diumumkan pada rangkaian acara yang digelar di Yan Tai, Tiongkok, pada 25-28 Mei 2018.

Saat dihubungi Kompas.com, Fadly menjelaskan, awalnya ada sekitar 20 nominator. Setelah proses penyaringan, akhirnya didapatkan tiga nominator.

Buku Jejak Rasa Nusantara karya sejarawan kuliner Fadly RahmanKOMPAS.com Buku Jejak Rasa Nusantara karya sejarawan kuliner Fadly Rahman
Buku "Jejak Rasa Nusantara" dikerjakannya selama lima tahun.

“Saya menggarap buku ini 5 tahun lamanya, dari 2009-2014. Tapi baru diterbitkan pada 2016,” kata Fadly, Kamis (24/5/2018) pagi.

Selain memakan waktu yang lama, pengerjaan buku ini juga memerlukan penelusuran mendalam tentang sejarah kuliner Indonesia.

“Saya ke Belanda dan Perancis selama sebulan untuk melakukan penelitian bahan, baru sekaligus menelusuri data primer tentang kuliner Indonesia,” kata Fadly.

Dari penelusurannya, dosen Departemen Sejarah Universitas Padjajaran ini, menemukan fakta bahwa kuliner nusantara tidak terlepas dari pengaruh asing.

“Budaya-budaya makan, seperti makan di meja menggunakan kursi, itu adalah budaya Paris yang diadaptasi oleh Belanda, kemudian dibawa ke Indonesia saat masa kolonial,” kata Fadly.

Ia berharap, buku ini dapat memantik semangat masyarakat Indonesia untuk menggali sejarah kuliner Tanah Air, khususnya di daerahnya masing-masing.

Kuliner itu identitas, kita harus kenal sejarah kuliner bangsa kita sendiri, karena you are what you eat,” ujar dia.

Kompas TV Europalia akan menampilkan 28 kegiatan kebudayaan Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

5 Tempat Wisata di Arab Saudi Ini Bikin Pangling Wisatawan

Jalan Jalan
7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

7 Tradisi Unik Saat Bulan Ramadhan di Berbagai Negara

Travel Update
Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Ngawi Siapkan Dua Desa untuk Dikembangkan Jadi Desa Wisata

Travel Update
Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Ngawi Punya Desa Wisata yang Menarik, Tertarik untuk Berkunjung?

Jalan Jalan
Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Taif, Kota Mawar di Arab Saudi yang Mekar Saat Ramadhan Tahun Ini

Travel Update
Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Liburan di Ngawi, Wisatawan Bisa Ikut Wisata Jeep Lewat Jalur Ekstrem

Jalan Jalan
Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X