5 Masjid Peninggalan Mataram Islam di Yogyakarta dan Solo

Kompas.com - 25/05/2018, 12:38 WIB
Masjid Pathok Negara Ploso Kuning yang dibangun sekitar tahun 1724 hingga 1792 di Kelurahan Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, masih berdiri kokoh, Jumat (10/10). Masjid tersebut merupakan satu-satunya masjid pathok negara yang masih terjaga keasliannya. FERGANATA INDRA RIATMOKO Masjid Pathok Negara Ploso Kuning yang dibangun sekitar tahun 1724 hingga 1792 di Kelurahan Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, masih berdiri kokoh, Jumat (10/10). Masjid tersebut merupakan satu-satunya masjid pathok negara yang masih terjaga keasliannya.

Bangunan Masjid Pathok Negara Plosokuning memiliki luas bangunan sekitar 228 meter persegi dan berdiri setelah Masjid Agung Yogyakarta pada 1724.

Pendirinya adalah Kiai Mursodo yang merupakan keponakan Sri Sultan HB I.

Nama "Plosokuning" diambil dari sebuah nama pohon yaitu ploso yang berada di sekitar masjid.

Ploso memiliki dedaunan yang berwarna kuning, sehingga kemudian dinamakan "Plosokuning". 

4. Masjid Agung Surakarta

Masjid Agung Surakarta merupakan peninggalan Kerajaan Mataram. Masjid ini berada di barat Alun-Alun Utara Keraton Surakarta.

Awalnya, masjid ini dibangun oleh Paku Buwono III pada 1763, dengan pengaruh arsitektur Jawa Kuno dan Belanda.

Bangunan masjid ini dominan kayu dan bagian dinding utama juga terbuat dari kayu dengan ditempeli berbagai prasasti bertulisan Jawa kuno.

Baca juga: Masjid-masjid di Jabotabek-Jabar Mulai Pakai Kencleng Digital

Pada masa Paku Buwono IV, pembangunan mahkota masjid mulai dibangun.

Di Masjid Agung Surakarta terdapat kolam-kolam air yang digunakan untuk sarana wudhu dan jam matahari peninggalan Pakubuwono IV.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X