Tak Hanya Batik, Tauco Bisa Jadi Oleh-oleh Mudik dari Pekalongan

Kompas.com - 03/06/2018, 11:12 WIB
Tauco yang telah dimasak (kanan) dan belum dimasak (kiri) di Warung Soto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Tauco merupakan salah satu oleh-oleh khas Pekalongan yang bisa dibeli oleh wisatawan. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOTauco yang telah dimasak (kanan) dan belum dimasak (kiri) di Warung Soto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Tauco merupakan salah satu oleh-oleh khas Pekalongan yang bisa dibeli oleh wisatawan.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Lain daerah, lain pula oleh-olehnya. Begitu pula saat singgah atau mudik lewat Pekalongan, Jawa Tengah, ada pilihan oleh-oleh yang bisa dibeli selain batik yaitu tauco.

Tauco adalah bumbu yang terbuat dari kacang kedelai kuning atau hitam yang telah direbus, dihaluskan, dan diaduk dengan tepung terigu, kemudian difermentasikan.

Adonan kacang kedelai ini diolah dengan direndam dalam air garam. Kemudian, adonan dijemur pada terik matahari selama beberapa minggu sampai keluar aroma yang khas tauco atau rendaman berubah menjadi warna coklat kemerahan.

Baca juga: Soto Tauto Pekalongan, Kuliner Incaran Artis hingga Pejabat...

Tauco sering dipakai untuk berbagai masakan. Tauco juga bisa jadi teman menyantap makanan seperti tahu dan tempe goreng juga tambahan bumbu soto.

Penjual soto tauto di Warung Soto Tauto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan menyiapkan kuliner soto tauto. Soto tauto merupakan kuliner khas Pekalongan. Soto tauto sendiri merupakan salah satu kuliner yang dicari wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Penjual soto tauto di Warung Soto Tauto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan menyiapkan kuliner soto tauto. Soto tauto merupakan kuliner khas Pekalongan. Soto tauto sendiri merupakan salah satu kuliner yang dicari wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan.
Di Pekalongan, tauco bisa ditemui di beberapa tempat seperti di pasar, toko oleh-oleh, hingga di warung soto.

Sejauh ini, Pabrik kecap dan tautjo Pulau Djawa di Jalan Salak, Pekalongan dan Warung Soto Bang Dul menawarkan pilihan tauco yang beragam. Tauco pun bisa ditemui di toko-toko di pasar-pasarl Pekalongan seperti Pasar Sentiling.

Baca juga: Oleh-oleh Unik, Megono Khas Pekalongan Dipadu Brownies Kekinian

Warung Soto Bang Dul misalnya menawarkan pilihan oleh-oleh tauco yang belum dimasak maupun telah dimasak.

Pemilik Warung Soto Bang Dul Cabang Jalan Gajah Mada dekat Stasiun Pekalongan, Dedek Hariyanto mengatakan tauco bisa menjadi salah satu oleh-oleh yang bisa dibeli oleh wisatawan.

Semangkuk soto tauto di Warung Soto Tauto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan. Soto tauto merupakan kuliner khas Pekalongan. Soto tauto sendiri merupakan salah satu kuliner yang dicari wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Semangkuk soto tauto di Warung Soto Tauto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan. Soto tauto merupakan kuliner khas Pekalongan. Soto tauto sendiri merupakan salah satu kuliner yang dicari wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan.
Tauco dikenal punya daya tahan yang kuat sebagai oleh-oleh. Cara penyimpanan tauco nantinya akan berpengaruh terhadap daya tahan tauco.

"Kalau tauconya, kami masak satu hari sampai kering seperti dodol. Itu bisa kuat 10 hari karena kering," ujar Dedek saat ditemui KompasTravel di sela-sela perjalanan Merapah Trans Jawa 3 di warungnya, Sabtu (3/6/2018) malam.

Baca juga: Mudik Lewat Pekalongan, Jangan Lupa Makan Soto Tauto

Harga tauco yang ditawarkan pun bervariasi tergantung kualitas dan berat pembelian. Ada harga mulai Rp 17.000 per setengah kilo tauco yang belum dimasak hingga Rp 200.000 per kilo yang telah dimasak.

Tauco yang telah dimasak di Warung Soto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Tauco merupakan salah satu oleh-oleh khas Pekalongan yang bisa dibeli oleh wisatawan.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Tauco yang telah dimasak di Warung Soto Bang Dul cabang Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Tauco merupakan salah satu oleh-oleh khas Pekalongan yang bisa dibeli oleh wisatawan.
Rumiati, pelaju Batang-Pekalongan, mengatakan jenis tauco yang belum dimasak juga biasa ditemukan di pasar-pasar di Pekalongan. Tauco tersebut nanti perlu dimasak kembali sebelum bisa disajikan atau digunakan sebagai bumbu masakan.

"Tauco biasanya buat makan tahu, dicolek. Juga bisa buat campuran soto. Tauco itu
dimasak pakai kemiri, bawang putih, gula merah, dikasih cabe," kata Rumiati.

Ia juga mengatakan tauco bisa kuat disimpan berhari-hari sebelum dimasak kembali. Tauco baiknya disimpan di lemari pendingin.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X