17 Oleh-oleh yang Bisa Diburu Saat Mudik Melintasi Jalur Pansela... - Kompas.com

17 Oleh-oleh yang Bisa Diburu Saat Mudik Melintasi Jalur Pansela...

Kompas.com - 09/06/2018, 16:25 WIB
Peuyeum ditawarkan dengan cara digantung di toko pusat jajanan dekat Terminal Leuwi Panjang, Bandung, jawa Barat, Jumat (5/7/2009). Tape yang menjadi makanan khas Sunda ini telah ada sejak dulu dan tetap digemari hingga kini. Peuyeum kini diolah menjadi aneka makanan. KOMPAS/PRIYOMBODO Peuyeum ditawarkan dengan cara digantung di toko pusat jajanan dekat Terminal Leuwi Panjang, Bandung, jawa Barat, Jumat (5/7/2009). Tape yang menjadi makanan khas Sunda ini telah ada sejak dulu dan tetap digemari hingga kini. Peuyeum kini diolah menjadi aneka makanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan mudik akan menyenangkan jika kita bisa menikmati apa yang tersaji sepanjang perjalanan menuju kampung halaman.

Salah satunya, Anda bisa mampir sesaat saat melintasi sejumlah daerah yang dilewati. Bagi yang melintasi jalur Pansela, tak ada salahnya mulai mendata, oleh-oleh apa yang bisa Anda buru di sana.

Tak hanya untuk buah tangan, oleh-oleh berupa makanan juga bisa jadi "teman" di perjalanan.

Nah, berikut beberapa oleh-oleh yang bisa Anda buru di sepanjang jalur Pansela:

1. Sate Bandeng

Warung Sampurna bisa menjual sate bandeng rata-rata 150
tusuk setiap hari (atas). Yus Aslah (54) sudah berjualan sate
bandeng sejak tahun 1974 (kiri).ARBAIN RAMBEY Warung Sampurna bisa menjual sate bandeng rata-rata 150 tusuk setiap hari (atas). Yus Aslah (54) sudah berjualan sate bandeng sejak tahun 1974 (kiri).
Sate bandeng merupakan makanan khas Banten yang dibuat dari ikan bandeng yang sudah dihilangkan durinya.

Daging ikan bandeng ini dibumbui dan dimasukkan ke dalam kulitnya, kemudian ditusuk menggunakan bambu dan dibakar di atas arang.

2. Ceplis

Makanan khas Banten ini terbuat dari bahan dasar melinjo.

Ceplis mirip dengan emping, tetapi rasanya lebih gurih.

Bentuknya bulat gemuk, sedangkan ukurannya lebih kecil dibandingkan emping.

3. Peuyeum

Peuyeum adalah makanan olahan yang dibuat dengan cara fermentasi. Makanan ini terbuat dari bahan dasar singkong atau beras ketan.

Peuyeum lebih tahan lama dibandingkan tape singkong, karena teksturnya yang lebih kering.

4. Dodol Garut

Dodol Garut mempunyai tekstur lembut ,berbentuk memanjang dan rasanya manis.

Makanan ini berbahan dasar tepung ketan, parutan kelapa, dan gula merah.

Rasa Dodol Garut saat ini lebih bervariasi, mulai dari rasa pandan, strawberry, nenas, dan sebagainya.

5. Batik Garut

Motif khas dari batik Garut adalah Merak Ngibing, yang dalam bahasa Sunda berarti merak menari.

 Ilustrasi: pembuatan batik Garut  KOMPAS/YULVIANUS HARJONO Ilustrasi: pembuatan batik Garut
Gambar merak ini berhadapan dan ekornya saling melebar. Selain itu, ada motif Bulu Hayam dan Mojang Priangan.   

6. Sandal Kayu

Kelom Geulis adalah sandal kayu yang berasal dari Tasikmalaya.

Sandal ini berbahan dasar kayu, diberikan sulaman benang dan mote yang cantik di sabut kulit yang melengkapi sandal.

Sandal kayu untuk wanita ini tersedia dalam berbagai ragam model, ada yang dengan hak tinggi, runcing, ataupun wedges.

7. Manisan Cianjur

Wisatawan membeli manisan di sentra oleh-oleh di Jalan Dr Muwardi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (28/12). Sejumlah toko bangkrut seiring dibukanya Jalan Tol Cipularang pada tahun 2005, yang membuat jarak tempuh Jakarta- Bandung lebih singkat.KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Wisatawan membeli manisan di sentra oleh-oleh di Jalan Dr Muwardi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (28/12). Sejumlah toko bangkrut seiring dibukanya Jalan Tol Cipularang pada tahun 2005, yang membuat jarak tempuh Jakarta- Bandung lebih singkat.
Manisan Cianjur adalah makanan olahan yang terbuat dari buah dengan rasa asam-manis atau asam-manis-pedas.

Buah yang biasanya dijadikan manisan biasanya adalah kedondong atau mangga.

Baca juga: Mudik Lewat Pantura? Ini Alternatif Oleh-oleh yang Bisa Anda Beli

Selain itu, ada pula manisan yang terbuat dari sayuran.

8. Ikan Asin Jambal Roti

Ikan asin ini menjadi salah satu oleh-oleh yang diburu ketika berada di Pangandaran.

Ikan asin jambal roti ini mempunyai rasa yang gurih.

Pengolahan ikan asin diproses secara alami, yaitu dengan proses penggaraman, kemudian dikeringkan dengan bantuan sinar matahari.

9. Kue Lompong

Kue lompong adalah kue hitam khas Purworejo. Rasa makanan ini kenyal dan legit.

Makanan ini terbuat dari batang daun talas atau lompong, tepung merang, gula pasir, dan tepung ketan.

Di dalamnya, biasanya diberi isian kacang tanah tumbuk.

10. Lanting

Lanting adalah salah satu makanan khas Kebumen. Rasa makanan ini gurih.

Lanting terbuat dari bahan dasar ubi kayu yang diparut, kemudian dibentuk seperti angka delapan dan digoreng.

Baca juga: VIDEO: Tips Mudik Asyik

Awalny, hanya ada Lanting rasa manis. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman rasanya kini bervariasi, seperti jagung bakar, rasa pedas, dan rasa keju.

11. Sale pisang

Makanan ini terbuat dari pisang yang diiris tipis-tipis, kemudian dijemur. Setelah proses penjemuran selesai, pisang ini digoreng.

Sale pisang ini memiliki cita rasa yang manis.

12. Bakpia

Makananan ini adalah oleh-oleh yang biasa ditemukan di wilayah Yogyakarta.

Isian dari makanan ini adalah kacang hijau. Proses pembuatannya adalah dipanggang menggunakan tungku atau oven.

Pembeli mengantre bakpia di industri Bakpia Pathok 25 di Jalan KS Tubun, Yogyakarta, Kamis (24/9/2009). Melonjaknya permintaan makanan oleh-oleh khas Yogyakarta itu membuat industri tersebut harus menambah 45 pekerja yang didatangkan dari Gombong dan Magelang, Jawa Tengah, selama masa libur Lebaran.KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Pembeli mengantre bakpia di industri Bakpia Pathok 25 di Jalan KS Tubun, Yogyakarta, Kamis (24/9/2009). Melonjaknya permintaan makanan oleh-oleh khas Yogyakarta itu membuat industri tersebut harus menambah 45 pekerja yang didatangkan dari Gombong dan Magelang, Jawa Tengah, selama masa libur Lebaran.
Seiring berjalannya waktu, varian rasa bakpia ini semakin banyak, seperti keju, coklat, greentea, dan durian.

13. Gudeg

Gudeg biasa ditemukan di Yogyakarta, makanan ini bisa dijadikan oleh-oleh saat mudik.

Jika ingin menjadikan gudeg ini sebagai oleh-oleh, biasanya disiapkan bungkusan khusus gudeg, sehingga bisa lebih tahan lama.

14. Pia Glenmore

Nama makanan ini diambil dari sebuah nama kecamatan di Banyuwangi.

Pia ini mempunyai beberapa rasa, seperti kacang hijau, pisang, nanas, coklat, durian, stroberi, dan lain-lain.

Warna kulit pia ini kuning kecoklatan, berbentuk lonjong gemuk dan empuk ketika dipegang.

15. Kue Prol Tape

Makanan ini dapat Anda temukan di Kota Jember, Jawa Timur.

Makanan ini terbuat dari bahan dasar tape singkong dengan berbagai macam rasa seperti keju, coklat, dan kismis.

16. Keripik Apel

Keripik apel adalah salah satu khas Kota Malang, Jawa Timur. Keripik ini berbahan dasar apel yang dipotong-potong dan digoreng.

Saat berada di Kota Malang, Anda dapat dengan mudah menemukan keripik apel ini di berbagai pusat oleh-oleh.

17. Keripik Kelapa

Keripik kelapa ini dapat Anda temui di daerah Lumajang, Jawa Timur.

Keripik dengan bahan dasar kelapa ini dipotong sesuai ukuran yang diinginkan dan dicuci bersih.

Setelah dicuci, kelapa dikeringkan menggunakan oven. Keripik Kelapa terkenal hingga ke Eropa dan Timur Tengah.

KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO Jalur Pansela

Kompas TV Di hari pertama arus mudik lebaran 2018 tol Cikampek sudah mulai dipadati kendaraan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X