Menginap di Renaissance Bali Uluwatu, Ini Aktivitas yang Harus Dicoba - Kompas.com

Menginap di Renaissance Bali Uluwatu, Ini Aktivitas yang Harus Dicoba

Kompas.com - 10/06/2018, 18:44 WIB
Aktivitas wisatawan di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Aktivitas wisatawan di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).

ULUWATU, KOMPAS.com - Alunan lagu "Mimpi" yang dibawakan penyanyi Anggun C Sasmi membuat tamu dan undangan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018) malam tak kuasa membendung hasrat mendekati panggung dan ikut bernyanyi.

Mereka yang hadir sangat terhibur dengan penampilan Anggun walaupun hanya membawakan beberapa buah lagu.

Selain Anggun, turut tampil DJ dari Belgia duo Wolfpack meramaikan acara malam itu. Itulah sekelumit agenda grand opening Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa pada Selasa malam lalu.

Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Memang sulit menolak undangan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa. Hotel baru di bawah jaringan Marriott International, Inc ini mengundang media dari Asia Pasifik, termasuk Indonesia untuk merayakan grand opening sekaligus menginap di hotel yang berada di selatan Bali itu.

Ketika tiba di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018), pukul 11.05 Wita, Nadia dan Anka dari Zeno Indonesia sudah menunggu kedatangan KompasTravel di lobi hotel.

Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Setelah check-in, Nadia dan Anka mengantarkan KompasTravel menuju Wing 5 kamar 5603. Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa memiliki 6 Wing dengan 207 kamar.  

"Nanti jam 12 kita tunggu di lobi untuk makan siang," kata Nadia.

Salah satu kamar di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Salah satu kamar di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).
Kamar 5603 menghadap perbukitan di Ungasan dengan pepohonan hijau. Ada teras mini ditemani meja dan kursi. Cocok untuk leyeh-leyeh menikmati pagi atau senja hari.

Sementara di samping tempat tidur tersedia kamar mandi dilengkapi shower dan bathtub. Sedangkan toilet berada di ruang terpisah.

Saat mandi di bawah pancuran (shower) atau berendam di bathtub, tamu akan memandang pepohonan hijau di bukit sana, seberang kamar.

Shower dan bathtub di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Shower dan bathtub di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).
Jika tamu risih seakan-akan merasakan mandi dengan panorama pepohonan, tapi khawatir ada orang lalu lalang di bukit, jangan cemas.

Tinggal tutup tirai dan beres, tak ada orang (kalau ada) yang melihat. Lanjutkan kegiatan Anda membersihkan badan sepuasnya.

Melihat-lihat kondisi kamar, tak terasa jarum jam sudah mendekati angka 12 siang. KompasTravel langsung menuju lobi seperti yang dikatakan Nadia tadi.

Lobi Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Lobi Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Meski terdapat 6 Wing di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, tak perlu risau tamu akan tersesat. Pasalnya setiap tamu akan dilengkapi informasi seputar hotel.

Tiba di lobi hotel, Nadia dan Anka bersama undangan dari media Indonesia serta Asia Pasifik sudah bergabung dan memenuhi meja yang didesain dadakan seperti sebuah restoran.

Satu persatu makanan disajikan di meja para media oleh pegawai hotel. Tersedia minuman wine hingga lokal Bali seperti banana monkey. Berikut makanan berat menyusul white snapper, lamb chop, sampai tenderloin beef.

Lamb chop, salah satu hidangan di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Lamb chop, salah satu hidangan di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Uniknya santap siang di lobi hotel ini, para media merasakan desiran angin segar di siang hari. Ini karena desain atap hotel yang begitu tinggi sehingga memungkinkan aliran angin mengalir bebas.

Ketika memasuki hotel, desain atap yang terinspirasi dari penyu belimbing ini begitu memesona siapa saja yang memandangnya. Tinggi dan kokoh.

Kolam renang di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Kolam renang di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).
Nun beberapa meter di bawah sana terlihat kolam renang hotel dan di kejauhan terbentang pantai Balangan. Indahnya...

"Jam 2 sampai jam 3 acara bebas. Nanti jam 3 siap-siap menuju SPA dan Fitness Centre untuk mengikuti spa," kata Anka kepada KompasTravel.

Sebuah agenda yang tak mungkin ditolak. Apalagi merasakan spa ala Bali. Pastilah, tak akan dilewatkan.

Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018) .KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018) .
Sebelum jam 15.00 KompasTravel sudah tiba di SPA dan Fitness Centre yang letaknya tak jauh dari Wing 5. Anka dan Nadia sudah terlebih dahulu tiba di sana.

Kedatangan KompasTravel disambut Ervi, staf spa. Dia mempersilakan KompasTravel meneguk minuman sebelum spa dimulai. "Ini isinya timun, daun mint dan madu," katanya. Ketika minuman diteguk, hmmm... rasanya segar.

Lantas Ervi menyodorkan formulir untuk diisi mengenai riwayat kesehatan dan penyakit yang pernah diderita sebelumnya.

Aneka minuman di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Aneka minuman di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Urusan formulir beres, Yanti, pegawai spa yang bertugas melayani KompasTravel menawarkan minyak (oil) yang akan dipakai.

"Ini detox oil dengan kandungan jahe dan rempah-rempah. Kalau yang ini relaxing oil mengandung minyak cendana dan ilang-ilang. Sedangkan yang ini energy oil mengandung citrus dan rosemarry," kata Yanti.

Nadia menyarankan KompasTravel memilih energy oil, yang berkhasiat untuk melancarkan aliran darah dan memulihkan tenaga.

Made Bagia memperagakan cara membuat minuman Tiga Hijau di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam. KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Made Bagia memperagakan cara membuat minuman Tiga Hijau di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam.
Lama spa sekitar 60 menit. Yanti sangat profesional melaksanakan tugas sebagai spa therapist. Pijatan dimulai dari ujung kaki hingga kepala. Ternyata tak salah KompasTravel memilih energy oil. "Benar kan, pilihan saya (energy oil) tak salah," kata Nadia sambil tersenyum.

Tanpa terasa 60 menit telah berlalu. "Kalau ingin mandi, tunggu biar satu jam dulu agar minyak meresap ke tubuh," saran Yanti.

Berjalan kaki dari SPA dan Fitness Centre menuju Wing 5 terasa begitu ringan. Sebelum membilas tubuh, saatnya menikmati suasana senja di teras kamar.

Nusa Cana, salah satu bahan untuk membuat minuman Tiga Hijau di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam. KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Nusa Cana, salah satu bahan untuk membuat minuman Tiga Hijau di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam.
Lantas apa kegiatan di malam hari?     

Adalah Made Bagia, staf Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa yang mendemostrasikan pembuatan minuman Tiga Hijau yakni campuran dari pakcoy juice, nusa cana yakni tropical island rum dan green apel juice.

Made memasukkan satu demi satu bahan yang telah disebutkan itu ke dalam sebuah baskom dan mengaduknya. Ringkas memang. Setelah itu, minuman tersebut dituangkan ke dalam gelas yang telah diberi batu es.

Minuman Tiga Hijau, hasil kreasi Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Minuman Tiga Hijau, hasil kreasi Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018).
Lantas setiap peserta yang hadir diberi masing-masing satu gelas untuk meminumnya. Hmm... begitu segar campuran pakcoy, apel dan rum.

"Ini buatan lokal. Rasanya segar dan disajikan untuk tamu Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa," katanya.

Usai Made bagia demo, acara dilanjutkan di mana masing-masing media diajak membuat makanan khas yang ada di hotel itu.

Cara membuat tahu isi diperagakan chef Eko (kanan) didampingi Brad Edman (tengah), General Manager Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam. KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Cara membuat tahu isi diperagakan chef Eko (kanan) didampingi Brad Edman (tengah), General Manager Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Senin (4/6/2018) malam.
Media dari Indonesia memperoleh giliran membuat tahu isi yang dipandu oleh chef Eko. Selama masa pembuatan tahu isi, Brad Edman, General Manager Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa ikut mendampingi.

Keesokan harinya, Selasa (5/6/2018), para media Asia Pasifik itu diajak mengikuti dari dekat bagaimana umat Hindu Bali melakukan upacara adat di Pura yang berada di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa.

Upacara adat Bali di Pura yang berada di lingkungan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Upacara adat Bali di Pura yang berada di lingkungan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).
Walau panas terik, satu persatu awak media itu memakai pakaian adat Bali saat memasuki sebuah tempat suci. Mangku, sebagai pemimpin upacara terlihat berdoa secara khusyuk di Pura tersebut.

Para awak media dari Indonesia, China, Korea, Jepang, dan Australia menyaksikan dengan serius ketika Mangku membacakan doa dan menggerakkan tangan, memercikkan air suci ke tempat pemujaan yang ada di Pura.

Upacara adat Bali di Pura yang berada di lingkungan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Upacara adat Bali di Pura yang berada di lingkungan Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, Selasa (5/6/2018).
Setelah itu, para awak media secara bergiliran dipercikkan air suci oleh Mangku. Sebuah ritual untuk membersihkan diri dari kekotoran duniawi dan membuat bumi tetap lestari...


Close Ads X