Mengapa Tidak Ada Kelas Ekonomi di Penerbangan Terpanjang di Dunia? - Kompas.com

Mengapa Tidak Ada Kelas Ekonomi di Penerbangan Terpanjang di Dunia?

Kompas.com - 12/06/2018, 07:25 WIB
Penyajian makanan di Singapore Airlines.Mega Food Penyajian makanan di Singapore Airlines.

KOMPAS.com - Tiket untuk penerbangan komersial dengan rute terpanjang di dunia sudah mulai dijual. Hanya saja, tidak ada kursi kelas ekonomi yang dijual dalam penerbangan ini.

Rute baru dari Singapore Airlines ini akan memakan waktu 18 jam 45 menit, yang akan terbang dari Singapura ke Newark pada 11 Oktober 2018. Penerbangan perdana tersebut akan memecahkan rekor dunia sebagai penerbangan terpanjang di dunia.

Pihak maskapai penerbangan telah mengumumkan detail penerbangan ini. Salah satunya adalah tidak adanya kelas ekonomi (economy class) dan kelas utama (first class). Penumpang hanya bisa memilih antara 94 kursi kelas ekonomi premium (premiun economy class) dan 67 kursi kelas bisnis (business class).

Baca juga: Jadi Maskapai Terbaik Dunia, Ini 8 Fakta Katering Singapore Airlines

Pihak Singapore Airlines menuturkan kepada AFP, bahwa keputusan mengenai kelas kursi ini dibuat berdasarkan permintaan pasar, salah satunya adalah kebutuhan lebih akan kenyamanan saat penerbangan karena ini merupakan penerbangan yang memakan waktu sangat lama.

Pesawat Airbus A350-900ULR ini menjadi andalan Singapore Airlines untuk rute baru Singapura-New York yang akan beroperasi pada 11 Oktober mendatang.Singapore Airlines/Channel News Asia Pesawat Airbus A350-900ULR ini menjadi andalan Singapore Airlines untuk rute baru Singapura-New York yang akan beroperasi pada 11 Oktober mendatang.

Penerbangan ini menjadi yang pertama menggunakan pesawat Airbus A350-900ULR. Selain bahan bakar yang lebih efisien untuk penerbangan jarak jauh, pesawat ini juga didesain lebih nyaman dengan jendela lebih besar, ruang lebih besar, serta kualitas udara dan pencahayaan yang lebih baik sehingga dapat mengurangi jet lag.

Rute baru ini akan menjalani perjalanan sepanjang 16.700 kilometer tanpa berhenti. Tiket sudah mulai dijual dengan harga sekali jalan mulai dari 996 dollar AS (sekitar Rp 13,8 juta).


Komentar
Close Ads X