Pembukaan "Nusa Dua Light Festival" Dipadati Wisatawan - Kompas.com

Pembukaan "Nusa Dua Light Festival" Dipadati Wisatawan

Kompas.com - 12/06/2018, 08:57 WIB
Warga mengunjungi Nusa Dua Light Festival 2018 di Badung, Bali, Senin (11/6/2018). Festival lampion bertema Underwater Light tersebut merupakan salah satu daya tarik wisata di kawasan Nusa Dua selama musim libur panjang lebaran yang menargetkan kunjungan 2.500 orang per hari.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Warga mengunjungi Nusa Dua Light Festival 2018 di Badung, Bali, Senin (11/6/2018). Festival lampion bertema Underwater Light tersebut merupakan salah satu daya tarik wisata di kawasan Nusa Dua selama musim libur panjang lebaran yang menargetkan kunjungan 2.500 orang per hari.

NUSA DUA, KOMPAS.com - Ratusan warga dan wisatawan dari berbagai negara memadati kawasan The Nusa Dua, Indonesia Tourism Development Corporation, Kabupaten Badung, Bali untuk menyaksikan pembukaan Nusa Dua Light Festival 2018, Senin (11/6/2018) malam.

"Kami ke sini karena lihat promosinya di instagram. Sebelumnya memang sudah pernah festival lampion tapi hari ini beda dan lebih menarik karena ada air mancur menarinya," ujar Rara, pengunjung asal Denpasar yang datang bersama dua anaknya di Nusa Dua.

Penyelenggaraan Nusa Dua Light Festival 2018 berbeda dengan sejumlah penyelenggaraan sebelumnya karena menghadirkan atraksi air mancur menari atau dancing fountain yang baru pertama kali ditampilkan di Bali.

Baca juga: Balangan, Pantai di Bali yang Tak Lagi Tersembunyi

Managing Director The Nusa Dua-ITDC, I Wayan Karioka, menjelaskan atraksi air mancur menari salah satu perbedaan utama Nusa Dua Light Festival kali ini.

Acara itu akan memanjakan pengunjung dengan atraksi air mancur menari berdimensi 20x20 meter yang mengikuti irama lagu dirambah dengat sorot lampu berbagai warna.

"Atraksi dancing fountain di Nusa Dua ini juga berbeda dengan air mancur menari yang pernah digelar sebelumnya karena memadukan tarian api di tengah-tengah tarian air mancur," ujarnya.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Nusa Dua Hadirkan Kubah Bioskop Raksasa

Nusa Dua Light Festival 2018 mengangkat tema konsep cahaya bawah laut (underwater light) dengan tagline "Water, Fire, & Dance".

Puluhan lampion yang dipajang tampak didominasi dengan nuansa suasana bawah laut, seperti ikan, terumbu karang, dan ubur-ubur.

Warga mengunjungi Nusa Dua Light Festival 2018 di Badung, Bali, Senin (11/6/2018). Festival lampion bertema Underwater Light tersebut merupakan salah satu daya tarik wisata di kawasan Nusa Dua selama musim libur panjang lebaran yang menargetkan kunjungan 2.500 orang per hari.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Warga mengunjungi Nusa Dua Light Festival 2018 di Badung, Bali, Senin (11/6/2018). Festival lampion bertema Underwater Light tersebut merupakan salah satu daya tarik wisata di kawasan Nusa Dua selama musim libur panjang lebaran yang menargetkan kunjungan 2.500 orang per hari.
Tak hanya lampion bernuansa bawah laut, sebuah lorong terowongan yang dihiasi dengan lampu berbagai warna juga menjadi salah satu tempat favorit para pengunjung untuk swafoto.

Selain memajang puluhan lampion aneka bentuk, pembukaan Nusa Dua Light Festival 2018 juga menampilkan berbagai kesenian tradisional yang ditampilkan oleh sejumlah desa penyangga di kawasan tersebut.

Selama 35 hari festival, panitia penyelenggara menargetkan Nusa Dua Light Festival 2018 dikunjungi 2.500-3.000 pengunjung per hari.

"Kami harap festival ini dapat menjadi variasi atraksi wisata di Bali, khususnya di wilayah Nusa Dua bagi keluarga untuk mengisi libur panjang Idul Fitri dan hari libur sekolah," ujar Wayan Karioka.


Close Ads X