Libur Lebaran, Ini Sejumlah Rekomendasi Lokasi Wisata di Jawa Tengah Halaman 1 - Kompas.com

Libur Lebaran, Ini Sejumlah Rekomendasi Lokasi Wisata di Jawa Tengah

Kompas.com - 12/06/2018, 18:00 WIB
Akses jalan menuju kampung wisata Burung Hantu, Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Akses jalan menuju kampung wisata Burung Hantu, Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Libur Lebaran tak lengkap tanpa mengunjungi tempat wisata daerah yang dituju. Sembari berkumpul bersama keluarga, tak ada salahnya menyempatkan diri untuk bertamasya melepas penat.

Namun mengunjungi objek wisata favorit di setiap kota sudah dipastikan padat pengunjung saat libur Lebaran.

Di Jawa Tengah misalnya, objek wisata terkenal seperti Lawang Sewu atau Candi Borobudur bisa dipastikan akan ramai dengan wisatawan.

Jika anda sedang berada di daerah Jawa Tengah dan sedang mencari destinasi wisata alternatif, berikut rekomendasi tempat wisata untuk mengisi libur Lebaran.

1. Banjarnegara

Kawah Sikidang

Kawah Sikidang, selalu mengeluarkan asap dan bau belerang 


Kompas/Anastasia Joice (JOE)KOMPAS/ANASTASIA JOICE Kawah Sikidang, selalu mengeluarkan asap dan bau belerang Kompas/Anastasia Joice (JOE)
Berdekatan dengan obyek wisata Candi Arjuna, Kawah Sikidang selalu menjadi destinasi utama wisatawan ketik aberkunjung ke Dieng.

Lokasinya yang landai membuat wisatawan dapat dengan mudah melihat langsung fenomena alam di dalam kawah.

Musem Kailasa

Berlokasi di Candi Gatutkaca, kompleks Candi Arjuna, museum ini memiliki koleksi berupa artefak dan cerita tentang geologi.

Selain itu, koleksi flora fauna, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Dieng.

Bagian atap musem digunakan sebagai panggung terbuka.

Sementara, bagian dalam terdapat teater yang memutar film tentang peradaban Dieng dan proses pembuatan candi.

2. Banyumas

Mata Air Pancuran Tujuh

Wisata alam yang dapat Anda nikmati di Banyumas adalah situs Mata Air Pancuran Tujuh atau Pancuran Pitu.

Disebut Pancuran Tujuh karena tempat wisata ini mempunyai tujuh buah pancuran alami yang mengalir dari Gunung Slamet.

Mata air panas ini mengandung belerang serta memiliki suhu antara 70 hingga 90 derajat celcius.

Masyarakat biasanya menggunakan situs ini sebagai tempat terapi pengobatan sakit tulang dan berbagai macam penyakit kulit.

Pemandian Kalibacin

Selain sebagai tempat rekreasi, Pemandian Kalibacin juga merupakan objek wisata yang menjadi tempat pengobatan.

Dilansir dari situs Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya Kabupaten Banyumas, Pemandian Kalibacin memiliki kandungan belerang yang tinggi sehingga mampu mengobati berbagai macam penyakit kulit, saraf, dan tulang.

Objek wisata ini terletak sekitar 17 kilometer arah selatan Purwokerto, tepatnya di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo.

3. Boyolali

Museum R. Hammong Wardoyo

Museum R. Hamong Wardoyo merupakan ikon baru Kabupaten Boyolali. Dari luar, bangunan museum tampak seperti Museum Louvre di Paris, Perancis.

Museum ini berisi barang-barang peninggalan Paku Buwono X, berbagai arca, serta foto sejarah Kabupaten Boyolali.

Ada pula patung dan benda-benda yang terkait dengan Kiai Raden Pandan Arang.

Pesanggrahan Pracimoharjo

Pesanggrahan ini terletak di Desa Para, Kecamatan Ceogo, Kabupaten Boyolali.

Pesanggrahan Pracimoharjo merupakan petilasan shalat Sri Susuhunan Pakubuwono X dan tempat pertemuan dengan Pangeran Diponegoro.

Pesanggrahan ini dahulu lebih mirip miniatur keraton karena terdiri dari pendapa, tamansari yang lengkap dengan keputren serta taman yang luas.

Pada masa penjajahan, pesanggrahan ini pernah menjadi markas PETA pimpinan Slamet Riyadi.

Namun, saat agresi militer Belanda, kompleks pesanggrahan dibakar dan hanya menyisakan beberapa bangunan saja.


Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X