Kompas.com - 13/06/2018, 08:27 WIB
Sejumlah awak media menyaksikan wahana baru Sinema Interaktif Petualangan Raka Samudraraksa di museum kapal Samudraraksa komplek (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Wahana baru sinema interaktif yang dikemas secara modern dan edukatif tersebut menayangkan sejarah ekspedisi pelaut Nusantara pada abad ke-8 hingga kapal Samudraraksa terpahat di relief Candi Borobudur dan akan mulai dibuka tanggal 15 Juni 2018. ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDINSejumlah awak media menyaksikan wahana baru Sinema Interaktif Petualangan Raka Samudraraksa di museum kapal Samudraraksa komplek (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Wahana baru sinema interaktif yang dikemas secara modern dan edukatif tersebut menayangkan sejarah ekspedisi pelaut Nusantara pada abad ke-8 hingga kapal Samudraraksa terpahat di relief Candi Borobudur dan akan mulai dibuka tanggal 15 Juni 2018.

MAGELANG, KOMPAS.com - Wahana baru berupa sinema interaktif melengkapi keberadaan Museum Samudraraksa di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono di Magelang, Selasa (12/6/2018) mengatakan keberadaan sinema intreraktif ini sebagai edukasi.

"Museum Samudraraksa yang kemarin statik jadi kurang menarik, maka kita upayakan bagaimana kapal Samudraraksa ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat lebih luas khususnya generasi muda," katanya.

Baca juga: Libur Lebaran, Pengunjung Candi Borobudur Ditargetkan 356.747 Orang

Ia menuturkan pihaknya mencoba mendekati mereka, maka dipilih metode digital ini, karena di era digital ini bisa mengkomunikasikan cerita yang lebih panjang dalam ruang yang terbatas.

"Jadi kita pilih ini agar Samudraraksa yang menjadi kebanggaan kita ini bisa lebih terkomunikasikan dengan baik dan yang paling utama juga menjadi wahana buat menumbuhkan kembali jiwa maritim anak-anak," katanya.

Dirut Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono (kanan) mengunjungi wahana baru Sinema Interaktif Petualangan Raka Samudraraksa di museum kapal Samudraraksa komplek (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Wahana baru sinema interaktif yang dikemas secara modern dan edukatif tersebut menayangkan sejarah ekspedisi pelaut Nusantara pada abad ke-8 hingga kapal Samudraraksa terpahat di relief Candi Borobudur dan akan mulai dibuka tanggal 15 Juni 2018.ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN Dirut Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono (kanan) mengunjungi wahana baru Sinema Interaktif Petualangan Raka Samudraraksa di museum kapal Samudraraksa komplek (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Wahana baru sinema interaktif yang dikemas secara modern dan edukatif tersebut menayangkan sejarah ekspedisi pelaut Nusantara pada abad ke-8 hingga kapal Samudraraksa terpahat di relief Candi Borobudur dan akan mulai dibuka tanggal 15 Juni 2018.
Ia mengatakan sinema interatif di Museum Samudraraksa ini belum dibuka untuk umum, karena baru akan dilakukan soft opening pada 15 Juni 2018 dan grand opening awal Agustus 2018.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap sinema interaktif menjadi wahana hiburan baru sekaligus sebagai wahana edukasi bagi pengunjung khgsusnya anak-anak.

Baca juga: Famtrip Vesak Day Cara Kemenpar Promosikan Borobudur

Menurut Edy yang paling penting adalah peningkatan kualitas karena pihaknya ingin semua yang ada di Borobudur ini kualitasnya harus setaraf dengan keberadaan Borobudur.

"Jadi kita ingin wahana ini juga bisa menjadi cerminan bahwa Borobudur yang dibangun abad ke-7 atau ke-8 itu dengan keunggulan teknologi. Samudraraksa ini kapal teknologi maritim yang luar biasa dan akan kita kenalkan dengan teknologi juga karena eranya sekarang di era teknologi," katanya.

Ia menyebutkan anggaran untuk membangun sinema interaktif ini sekitar Rp 16 miliar, hal ini memang harus ditempuh untuk peningkatan kualitas sekaligus juga untuk memberikan yang terbaik buat pelanggan.

Sejumlah wisatawan berofoto di area seni instalasi bambu di jalan masuk komplek Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Pihak TWC Borobudur menargetkan 356.747 wisatawan selama 12 hari libur Idulfitri 2018 atau naik 7,5 persen naik dari target tahun 2017.  ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN Sejumlah wisatawan berofoto di area seni instalasi bambu di jalan masuk komplek Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Pihak TWC Borobudur menargetkan 356.747 wisatawan selama 12 hari libur Idulfitri 2018 atau naik 7,5 persen naik dari target tahun 2017.
Ia menuturkan dalam sinema interaktif ini pengunjung bisa melihat prosesi perjalanan kemaritiman bangsa Indonesia.

"Kita menciptakan suatu tokoh bernama Raka yang merupakan sebutan untuk anak laki-laki. Raka menjadi tokoh sentral dalam wahana Samudraraksa. Dia akan mengajak para pengunjung untuk melintasi ruang dan waktu yang akan divisualisasikan dalam bentuk sinema sekaligus di dalam akan ada wahana interaktifnya. Pengunjung bisa ikut berpartisipasi dalam rangkaian cerita itu dengan teknologi yang ada," kata Edy Setijono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Pendakian Semeru Selalu Penuh, Kunjungan Wisata Bromo Masih Separuh

Travel Update
3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

3 Daftar Hotel Karantina untuk WNA dan WNI di Jakarta Barat

Travel Update
6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

6 Fakta Karst Rammang-Rammang Maros, Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Travel Update
Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Ajak Atta Halilintar, Sandiaga Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Travel Update
Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Tak Miliki Izin, Pemerintah Tutup Obyek Wisata Pioneer Camp Aceh

Travel Update
Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Catat! Daftar 6 Hotel Karantina Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Jalan Jalan
Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Travel Tips
Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Syarat ke Kebun Binatang Ragunan Juni 2021, Khusus KTP Jakarta

Travel Tips
6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

Travel Tips
Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Prau via Igirmranak

Jalan Jalan
Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Jewel Changi Airport Singapura Buka Lagi, Siapa yang Bisa ke Sana?

Travel Update
Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Catatan Pendakian Gunung Prau via Igirmranak, Salah Satu yang Terindah

Jalan Jalan
Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Taj Mahal India Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi Hanya 650 Orang

Travel Update
Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X