Kompas.com - 13/06/2018, 13:52 WIB
Sejumlah wisatawan berofoto di area seni instalasi bambu di jalan masuk komplek Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Pihak TWC Borobudur menargetkan 356.747 wisatawan selama 12 hari libur Idulfitri 2018 atau naik 7,5 persen naik dari target tahun 2017.  ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDINSejumlah wisatawan berofoto di area seni instalasi bambu di jalan masuk komplek Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Pihak TWC Borobudur menargetkan 356.747 wisatawan selama 12 hari libur Idulfitri 2018 atau naik 7,5 persen naik dari target tahun 2017.

MAGELANG, KOMPAS.com - Wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, akan disambut ratusan topeng dan kukusan (kerucut anyaman bambu) beraneka warna. Hiasan itu dipasang zona 2 komplek taman wisata candi Borobudur selama masa libur Lebaran 1439H/2018 ini.

Keberadaan hiasan cantik itu pun menambah daya tarik wisatawan untuk berfoto ria, apalagi ditambah latar belakang Candi Borobudur nan megah.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWCB) Ricky SP Siahaan, menjelaskan hiasan topeng dan kukusan ini memang dipasang untuk menyemarakkan Candi Borobudur pada masa libur ramai ini.

Baca juga: Libur Lebaran, Pengunjung Candi Borobudur Ditargetkan 356.747 Orang

Setiap tahun pengelola memasang hiasan dengan tema berbeda. Tahun lalu ada payung, penjor (kreasi daun kelapa), dan sebagainya.

"Supaya Candi Borobudur semakin cantik. Selain itu juga supaya wisatawan bisa berfoto-foto di sini sambil menunggu antrean naik ke candi, sehingga di atas candi tidak terlalu penuh," kata Ricky, di Candi Borobudur, Selasa (12/6/2018).

Baca juga: Wahana Sinema Interaktif Lengkapi Museum Samudraraksa Borobudur

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hiasan topeng itu dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Ricky, topeng adalah simbol misteri, artinya Candi Borobudur adalah warisan nenek moyang yang masih menyimpan misteri yang belum diungkap oleh generasi sekarang.

Topeng warna-warni menghiasi Taman Wisata Candi Borobudur pada masa libur lebaran 1439H/2018 ini. KOMPAS.com/IKA FITRIANA Topeng warna-warni menghiasi Taman Wisata Candi Borobudur pada masa libur lebaran 1439H/2018 ini.
"Topeng itu simbol misteri, Candi Borobudur masih menyimpan misteri yang belum diungkap, dari sisi ilmu pengetahuan, sosial, budaya, seni dan sisi lainnya yang terukir di relief-relief candi," ungkap Ricky.

Ricky berujar, baru beberapa saja yang sudah terungkap dan divisualisasikan seperti tata busana, tata rambut wanita dan alat musik.

Lebih lanjut, hiasan anyaman bambu juga bertujuan memberikan gambaran bahwa masih banyak kebun bambu di desa-desa sekitar Candi Borobudur.

"Desa-desa di sekitar Candi Borobudur masih banyak tumbuh pohon bambu. Tugas kita semua untuk tetap menjaganya," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Travel Update
2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

Travel Update
5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

Travel Update
8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

Travel Tips
Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Travel Update
Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

Travel Update
Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X