Ngabubrit Sambil Belajar Sejarah Lawang Sewu

Kompas.com - 13/06/2018, 15:03 WIB
Fasilitas wisata sejarah perkereta apian di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAFasilitas wisata sejarah perkereta apian di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018).

Sebagian besar pengunjung adalah anak-anak muda yang datang berpasangan atau rombongan keluarga. Oleh karena kebetulan bulan Ramadhan, para pengunjung memanfaatkan kegiatan tersebut untuk ngabuburit sekalian belajar sejarah.

Akan tetapi, sebagian besar pengunjung, terutama pasangan muda, menurut Abdul, tidak banyak yang tertarik untuk menggunakan jasa pemandu.

"Mereka datang hanya untuk 'berselfie' ria dengan latar belakang bangunan yang indah. Tidak banyak pengunjung, terutama anak muda yang tertarik untuk mengetahui secara detail sejarah gedung ini. Padahal pengetahuan sejarah itu penting," kata Abdul.

Gaya arsitektur Lawang Sewu yang merupakan perpaduan arsitektur tropis dan Eropa itu memang memiliki pesona yang berbeda sehingga menjadi sangat "instagramable" dan digemari anak muda sebagai latar belakang foto.

Lawang Sewu yang berarti gedung dengan seribu pintu, adalah gedung yang berlokasi di bundaran Tugu Muda, Kota Semarang, mulai dibangun pada 1904 dan selesai tiga tahun kemudian.

Wisatawan sedang memotret keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan sedang memotret keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018).
Sebagaimana halnya nama Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, jumlah pintu gedung tersebut sebenarnya tidak persis seribu buah, tetapi lebih tepatnya 429 pintu saja dengan sekitar 1.200 daun pintu.

Sampai 1994, Lawang Sewu masih digunakan oleh pemerintah sebagai Kantor Kereta Api Indonesia, tetapi pada 2009 dilakukan restorasi dan perbaikan tanpa mengubah bentuk aslinya.

Pada 2011, gedung tersebut pun dibuka untuk umum sebagai lokasi wisata sejarah dan menjadi salah satu tujuan wisata andalan di Kota Semarang dan Jawa Tengah.

Cerita Mistis

Sebagai sebuah bangunan kuno, Lawang Sewu juga menyimpan banyak cerita mistis yang membuat bulu kuduk merinding.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X