Cerita Pendaki Usil Petik Edelweis yang Terus Berulang...

Kompas.com - 03/07/2018, 13:12 WIB
Edelweis di Mahameru KOMPAS.com/ANGGARA W PRASETYAEdelweis di Mahameru

JAKARTA, KOMPAS.com – Cerita pendaki yang usil memetik bunga Edelweis saat melakukan pendakian terus berulang.

Tindakan ini menimbulkan keprihatinan.  

Padahal, memetik bunga Edelweis merupakan tindakan merusak lingkungan yang melanggar kode etik pecinta alam, juga melanggar hukum.

Beberapa waktu lalu, kembali beredar video serombongan pendaki yang ditemukan membawa turun bunga Edelweis dari Gunung Ciremai, Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi pada 20 Juni 2018.

Baca juga: Saat Mendaki, Jangan Pernah Ganggu Edelweis...

Video itu diunggah oleh seorang pendaki bernama Nelly Damayanti Siagian melalui akun Instagram-nya, @nelly_damayanti_siagian.

Dalam video itu, terlihat petugas tengah memeriksa tas tiga orang pendaki dan menemukan Edelweis di dalamnya.

 

Sangat disayangkan padahal turun bareng, gue nerima piagam penghargaan eh dia malah dapat blacklist. Memang seharusnya setiap gunung ada sistem pemeriksaan. Jika blum tau peraturan alangkah baiknya bertanya, nih diingatkan kembali ya . . Sejatinya sudah banyak yang paham bahwa mencabut dan membawa edelweis turun dari gunung adalah tindakan yang tidak diperbolehkan. Dan setiap tempat pendakian telah memasang aturan untuk mengimbau agar para pendaki tidak memetik edelweis, namun masih banyak yang tak menghiraukan. Selain melanggar kode etik pendakian gunung, mencabut edelweis pun bisa terancam hukuman sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1. . Lok : gn.ciremai , via apuy, majalengka, jawabarat ( 20 juni 2018 )

A post shared by nelly damayanti siagian (@nelly_damayanti_siagian) on Jun 19, 2018 at 11:25pm PDT

Saat dihubungi Kompas.com pekan lalu, Nelly mengisahkan, rombongan pendaki tersebut berjumlah 7 orang.

Dari 7 orang itu, 3 di antaranya didapati membawa turun Edelweis, sementara 4 pendaki lainnya masih berada di atas.

Ketika ditanya petugas, mereka mengaku tidak mengetahui dan tidak membaca adanya larangan memetik Edelweis.

“Sempat ditanya oleh petugas tentang peraturan dilarang memetik atau membawa turun Edelweis. Mereka menjawab tidak mengetahui sama sekali dan tidak membaca peraturan yang sudah ditulis karena mereka mendaki pukul 8 malam,” kata Nelly.

Baca juga: Untuk Kebutuhan Adat, Masyarakat Suku Tengger Budidaya Edelweis

Pendaki tersebut mendapat sanksi berupa larangan mendaki Ciremai dan kemungkinan akan ditambah dengan denda.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X