Cerita Pendaki Usil Petik Edelweis yang Terus Berulang...

Kompas.com - 03/07/2018, 13:12 WIB
Edelweis di Mahameru KOMPAS.com/ANGGARA W PRASETYAEdelweis di Mahameru

“Sempat ditanya oleh petugas tentang peraturan dilarang memetik atau membawa turun Edelweis. Mereka menjawab tidak mengetahui sama sekali dan tidak membaca peraturan yang sudah ditulis karena mereka mendaki pukul 8 malam,” kata Nelly.

Baca juga: Untuk Kebutuhan Adat, Masyarakat Suku Tengger Budidaya Edelweis

Pendaki tersebut mendapat sanksi berupa larangan mendaki Ciremai dan kemungkinan akan ditambah dengan denda.

Kasus yang lain, seorang pendaki tepergok tengah memfoto segenggam bunga Edelweis. Menurut informasi, peristiwa ini terjadi di Sabana 1 Gunung Merbabu.

Gambar tersebut diunggah akun Instagram @Mountnesia pada 21 Juni 2018 dan banyak mendapat komentar dari para pengguna instagram.

 

Terlihat seorang pendaki yang sedang asyik memotret edelweis yang dipetik. Menurut info pengirim, foto ini berada di sabana 1 Gn. Merbabu. Sejatinya sudah banyak yang paham bahwa mencabut dan membawa edelweis turun dari gunung adalah tindakan yang tidak diperbolehkan. Dan setiap tempat pendakian telah memasang aturan untuk mengimbau agar para pendaki tidak memetik edelweis, si bunga langka yang dilindungi itu. Namun masih banyak yang tak menghiraukan. Selain melanggar kode etik pendakian gunung, mencabut edelweis pun bisa terancam hukuman sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1. Dalam salah satu pasal UU no. 5 Tahun 1990, tepatnya pasal 21 mengatakan "Setiap orang dilarang untuk : a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan  memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati; b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. Info detail bisa baca di UU no. 5 Tahun 1990, ada 12 halaman. Bisa di tag ke temen temenmu yang masih awam, biar tau. @mountnesia #mountnesia

A post shared by PENDAKI GUNUNG INDONESIA (@mountnesia) on Jun 21, 2018 at 3:43am PDT

Kasus pendaki memetik bunga Edelweis juga pernah terjadi di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Seperti diberitakan pada Juli lalu, terdapat 5 pendaki yang diduga mencabut bunga Edelweis di Rinjani.

Mereka kemudian foto bersama, dan diunggah di media sosial oleh akun berinsial VS.

Akibat ulahnya, kelima pendaki tersebut mendapatkan surat larangan pendakian yang dikeluarkan oleh Taman Nasional Gunung RInjani.

Kejadian semacam ini sudah sering terjadi di dunia pendakian Indonesia.

Pendaki dengan sengaja mencabut atau memetik Edelweis dengan berbagai motif, misalnya demi eksistensi di media sosial.

Baca juga: 3 Bukit dan Padang Edelweis, Tempat di Bali Ini Asyik Buat Foto-foto

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X