Serunya Arak-arakan "Mikoshi" dan "Dashi" dari Jepang

Kompas.com - 03/07/2018, 20:31 WIB
Mikoshi, kuil portabel dipercaya sebagai kendaraan para dewa. KOMPAS.COM/gaby bunga saputraMikoshi, kuil portabel dipercaya sebagai kendaraan para dewa.

JAKARTA, KOMPAS.com – Keramaian terlihat di sepanjang jalan area Festival Ennichisai 2018. Para pemanggul kuil portabel “Mikoshi” terlihat bersemangat walau berjalan di bawah terik matahari siang itu, Minggu (1/7/2018).

Tradisi ini dilakukan dengan arak-arakan “Mikoshi” dan “Dashi”. “Mikoshi” merupakan kuil kecil yang diarak sekumpulan orang.

Di Jepang, Mikoshi dipercaya sebagai kendaraan para dewa dan dibawa berpawai keliling kota. Sedangkan “Dashi” adalah kereta besar yang membawa para peserta yang menabuh drum dan bedug khas Jepang bernama “Taiko”.

Baca juga: Serunya Kompetisi Origami Ohayo Jepang di Ennichisai 2018

Mikoshi berbentuk kuil yang berhiaskan ornamen yang didominasi warna emas, hitam, dan merah. Kuil portabel ini diikat pada balokan kayu panjang agar para peserta bisa membawanya di atas bahu mereka.

Laki-laki, perempuan, tua, muda terlihat mengenakan pakaian khas Jepang dan secara gotong royong memanggul “Mikoshi”.

Diikuti “Dashi”, kereta besar yang di atasnya dipenuhi anak kecil yang menabuh drum ikut memeriahkan arak-arakan ini. Para pemuda sembari menarik “Dashi” menggunakan tali tambang.

DashiKOMPAS.COM/gaby bunga saputra Dashi
Uniknya, arak-arakan yang mengitari area Festival Ennichisai ini bukan hanya dibawakan oleh orang Jepang namun juga warga lokal. Secara bergantian laki-laki dan perempuan menggotong “Mikoshi” tersebut.

Sesekali para peserta berhenti untuk menyapa para pengunjung sambil beristirahat sebelum melanjutkan kembali mengitari area kuliner Ennichisai.

Tradisi arak-rakan masyarakat Jepang ini hadir di festival budaya dan kuliner Jepang, Ennichisai 2018. Berlokasi di Little Tokyo, Blok M Square, Jakarta Selatan, acara ini diadakan selama dua hari mulai 30 Juni – 1 Juli 2018.

“Di Jepang festival ini diadakan saat musim panas dan musim gugur. Tradisi 'Mikoshi' ini merupakan tradisi keagamaan dari berbagai agama dan daerah. Tujuannya untuk meminta rezeki kebutuhan sehari-hari," tutur Ohashi selaku Ketua Festival Mikoshi, saat ditemui di area Ennichisai 2018, Sabtu (1/7/2018).  

Jika terlewat kesempatan menyaksikan Festival Mikoshi pada Ennichisai 2018 Anda tidak perlu khawatir karena festival budaya Jepang ini biasanya selalu digelar tiap tahun.

Mau liburan gratis ke Jepang? Ikuti kuis "Ohayo Jepang"  dengan klik link berikut ini "Mau Liburan Gratis ke Jepang? Ikuti Kuis "Ohayo Jepang" Ini" dan jawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di banner pada bagian bawah artikel.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Makan Makan
Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Makan Makan
Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Whats Hot
Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Makan Makan
Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Whats Hot
Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Whats Hot
Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Whats Hot
Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Jalan Jalan
Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Makan Makan
Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Makan Makan
Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X