INFOGRAFIK: Perjalanan Pembangunan Patung GWK

Kompas.com - 05/07/2018, 17:12 WIB
Perjalanan pembangunan Patung GWK KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoPerjalanan pembangunan Patung GWK

KOMPAS.com - Pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana menjadi perhatian publik. Jika selesai pada Agustus mendatang, patung ini akan menjadi salah satu patung tertinggi di dunia.

Garuda Wisnu Kencana atau GWK merupakan Kawasan Wisata Budaya berskala Internasional di Ungasan, Bali.

Kawasan wisata ini menghadirkan keanekaragaman kebudayaan Nusantara, khususnya Bali

Pembangunan Patung GWK dimulai pada 1990 di atas lahan seluas 67 hektar.

Awalnya, pada 1989, I Nyoman Nuarta, seniman patung asal Bali, diminta Joop Ave, yang saat itu menjabat Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi, untuk membuat patung yang akan dipasang di Bandara Ngurah Rai.

Atas masukan I Nyoman Nuarta, megaproyek tersebut terlaksana dengan bentuk yang lebih besar.

Awalnya, kawasan GWK adalah lokasi tambang kapur.

Tantangan untuk mengembangkan kawasan ini diambil oleh Nyoman Nuarta dengan menciptakan suatu land art berskala kolosal.

Pada 1993, Presiden Soeharto memberikan izin untuk pembangunan GWK. Peletakan batu pertama dilakukan di kawasan taman kebudayaan di Bukit Ungasan Jimbaran.

Pembangunan Patung GWK sempat terhenti karena krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1998.

Seperti apa perjalanan pembangunan Patung GWK yang ditargetkan selesai pada Agustus 2018 ini?

Berikut dirangkum Kompas.com dalam infografik di bawah ini:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo PERJALANAN PEMBANGUNAN PATUNG GWK

Kompas TV Pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana terus dikebut.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X