Pelaku UMKM di KEK Mandalika Akan Dapat Modal Usaha

Kompas.com - 07/07/2018, 20:00 WIB
Monumen di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Monumen di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku BUMN yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi sentral koordinasi yang bertujuan mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal ini disampaikan Arief saat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau pembangunan di KEK Mandalika, Lombok, yang merupakan salah satu dari 10 Destinasi Prioritas, Jumat (06/07).

Arief meminta UMKM di KEK Mandalika diberdayakan, salah satunya dengan pemberian modal, untuk mendukung Mandalika menjadi destinasi kelas dunia.

“Kita harapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pariwisata akan lebih cepat tumbuh dan berkembang," kata Arief dalam siaran pers yang diterima KompasTravel.

Selain meninjau kios-kios UMKM di Mandalika, Arief menyebut akan berkomitmen untuk memfasilitasi para pedagang untuk mendapatkan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat khusus pariwisata dari sejumlah bank BUMN.

Kawasan bisnis UMKM ini nantinya akan diberi nama The Bazaar Mandalika yang menjual berbagai produk UMKM sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap warga sekitar khususnya.

Menpar Arief juga mengunjungi Pasar Pancingan yang terletak di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Dalam kunjungan ke Destinasi Digital pertama kali ini, Menpar berkeliling serta berinteraksi dengan para pedagang dan para pengunjung pasar Pancingan.Dok. Kementerian Pariwisata Menpar Arief juga mengunjungi Pasar Pancingan yang terletak di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Dalam kunjungan ke Destinasi Digital pertama kali ini, Menpar berkeliling serta berinteraksi dengan para pedagang dan para pengunjung pasar Pancingan.

Kunjungan kali ini merupakan kelanjutan dari kunjungan kerja (kunker) sebelumnya pada 17 November 2017.

Saat itu, Arief meninjau perkembangan pembangunan UMKM ITDC atas arahan Presiden agar Destinasi Wisata memiliki fasilitas untuk menampung UMKM yang layak dan berkualitas.

Kunjungan Menpar ke Destinasi Digital Pasar Pancingan

Arief juga mengunjungi Pasar Pancingan yang terletak di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Dalam kunjungan ke Destinasi Digital pertama kali ini, Arief berkeliling serta berinteraksi dengan para pedagang dan para pengunjung pasar Pancingan.

Dalam sambutannya, Arief menyampaikan apresiasi kepada Pasar Pancingan yang sudah berlangsung ke-26 kali. Menurutnya, eksistensi Pasar Pancingan telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bilebante.

Arief juga menjanjikan akan mendukung penuh penyaluran Kredit Usaha Rakyat dan Kredit Usaha Perbankan bagi para pedagang yang memiliki usaha di bidang pariwisata.



Close Ads X