4 Destinasi di Indonesia yang Cocok untuk "Touring" Naik Motor - Kompas.com

4 Destinasi di Indonesia yang Cocok untuk "Touring" Naik Motor

Kompas.com - 08/07/2018, 16:19 WIB
Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

KOMPAS.com - indonesia memang dikaruniai alam yang indah. Salah satu cara untuk menikmatinya adalah dengan touring atau perjalanan naik motor, sambil menjajal aneka lanskap cantik di kawasan wisata.

Salah satu penggiat alam bebas yang kini menggeluti dunia adventure touring ialah Dody Johanjaya. Mantan produser program TV petualangan itu kini sering menjelajah Indonesia menggunakan "kuda besi" miliknya. Ia bertualang bersama komunitas dan kawan-kawannya.

"Saya belum menjelajah ke semua tempat-tempat terbaik di Indonesia ya, kalau menjelajah dengan motor paling baru di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, FLores, Lombok, dan Sumbawa," tuturnya kepada KompasTravel seusai talkshow di Avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).

Dody merekomendasikan beberapa tempat terbaik di Indonesia yang pernah ia jelajahi lewat touring motor. Berikut empat di antaranya.

1.  Flores

"Di Flores itu satu tempat kita bisa dapat banyak kenikmatan, mulai jalannya yang mulus, rapi tidak ada sama sekali lubang. Ada komodo, ada gunung, lembah, laut, sungai, Danau Kelimutu, (wisata) budayanya ada Bena dan Wae Rebo. Benar-benar komplit dan indah," tutur Dody.

Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.

Rute terbaik menurutnya yang harus dicoba para pehobi touring ialah dari Labuan Bajo sampai Larantuka. Trek tersebut bisa ditempuh dalam waktu satu minggu.

Jangan lupa singgah di Taman Nasional Komodo dan melihat salah satu keajaiban dunia di Indonesia.

2. Sumatera Barat

Sumatera barat menjadi tempat kedua rekomendasi Dody, karena lintasan susur pantainya yang memesona. 

Salah satu rute favorit Dody di Sumatera Barat mulai dari Padang, Lembah Harau, sampai Danau Singkarak. Bahkan ia pernah melaju terus menikmati indahnya alam hingga Titik Nol di Pulau Weh, Provinsi Aceh.

Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.GARRY ANDREW LOTULUNG Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

"Yang saya suka di Padang itu kalau udah mampir ke Danau di Atas Awan, Bukit Tinggi, sama kelok-kelokannya, kelok sembilan dan lainnya," tutur Dody.

3. Sulawesi Selatan

Di Sulawesi Selatan, Dody merekomendasikan rute Makassar, kemudian Toraja, hingga Palu. Rute ini akan memasuki hutan, perkotaan, perbukitan dan lainnya secara berulang. Tentu akan membuat pengendaranya tidak bosan.

Wisatawan domestik dan mancanegara di kawasan wisata cagar budaya Kete Kesu di Kecamatan Sanggalangi  Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Foto diambil saat liburan menjelang Paskah, Jumat (30/3/2018).KOMPAS.com/AMRAN AMIR Wisatawan domestik dan mancanegara di kawasan wisata cagar budaya Kete Kesu di Kecamatan Sanggalangi Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Foto diambil saat liburan menjelang Paskah, Jumat (30/3/2018).

Trek ini juga dinilai memiliki kualitas jalan yang bagus, meski sesekali melewati trek pasir dan jalan berbatu di perbukitan menuju Palu.

4. Bromo

Sepertinya banyak petualang motor mengidolakan destinasi ini. Di balik keindahan kawahnya, Bromo memang menyuguhkan trek-trek berpasir yang penuh tantangan.

Dody merekomendasikan untuk memulainya dari daerah Batu. Dari jalan aspal yang mulus, Anda akan memulai petualangan hingga ke karst Pegunungan Tengger.

Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Medan berkelok di Batu, menanjak di Tengger, hingga berpasir di areal Bromo jadi hal yang menarik untuknya memacu kendaraan.

Jangan lupa singgah di berbagai obyek wisata dan kampung budaya. Keramahan masyarakat Tengger dengan hasil buminya seolah menjadi atraksi wisata yang tak tergantikan.



Close Ads X