Festival Pacu Jalur Masuk Kalender Pariwisata Nasional

Kompas.com - 09/07/2018, 09:16 WIB
Festival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017.  
ARSIP KEMENPARFestival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017.

KUANTAN SINGINGI, KOMPAS.com - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Mursini menyatakan Festival Pacu Jalur Tradisional (FPJT) yang digelar setiap tahun di daerah ini sudah masuk dalam kalender pariwisata nasional.

"FPJT merupakan kegiatan seni budaya kearifan lokal yang masuk kalender pariwisata nasional, maka mari kita jaga dan lestarikan," katanya saat membuka FPJT 2018 di Gelanggang Tupian Rajo, Kecamatan Pangean, Sabtu (7/7/2018).

Bupati tiba di lokasi festival didampingi Wakil Bupati Halim, Sekda Dianto Mampanini, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Nasarudin, Ketua Pengadilan Negeri Rengat Darma Indo Damanik dan sejumlah Forkopinda ikut mendampingi.

Baca juga: Festival Pacu Jalur Ini Cuma Ada di Kuantan Singingi Riau

Ribuan warga sudah memadati Kecamatan Pengean, bahkan ratusan pedagang juga memanfaatkan peluang untuk mengais rezeki selama acara festival dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

Lokasi penyelenggaraan FPJT disesaki oleh warga yang antusias menyaksikan perlombaan tersebut.

Bupati Kuansing mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyambut baik dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Pangean serta panitia penyelenggara atas terlaksananya FPJT di Gelanggang Tupian Rajo ini.

Festival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017. ARSIP KEMENPAR Festival Pacu Jalur diikuti lebih dari 12.000 pedayung yang tergabung dalam 193 jalur, istilah untuk tim yang ikut berlomba. Lomba berlangsung di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, 23-26 Agustus 2017.
"Saya berharap semoga pelaksanaan pacu jalur kali ini dapat berjalan lancar, aman dan tertib," kata Mursini.

Pacu jalur merupakan tradisi budaya masyarakat yang sudah berumur ratusan tahun, dilaksanakan secara turun-temurun, memiliki fungsi kultural, edukatif, ideologis, nilai-nilai solidaritas sosial dan kekeluargaan serta rasa cinta tanah air.

Menurut Mursini, manfaat inilah yang harus dijaga, dilestarikan dan dibangun secara kokoh dengan menanamkan nilai kearifan lokal sejak dini kepada generasi muda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X