Tips Mendaki Gunung bagi Wanita Milenial ala Adinda Thomas

Kompas.com - 09/07/2018, 14:24 WIB
Eksotika Ranu Kumbolo yang dipenuhi kemah para pendaki Gunung Semeru, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAEksotika Ranu Kumbolo yang dipenuhi kemah para pendaki Gunung Semeru, Sabtu (7/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi milenial yang juka masuk ke ranah pendakian gunung punya karakter tersendiri. Cara mereka menikmati pendakian pun berbeda.

Aktris muda dengan hobi naik gunung, Adinda Thomas (25) saat ditemui dalam talkshow Avtech, salah satu apparel outdoor Indonesia, mengatakan generasinya punya cara sendiri yang membedakan dengan " pendaki zaman old". Terutama soal teknologi.

Baca juga: Cerita Pendaki Usil Petik Edelweis yang Terus Berulang...

Setahun terakhir Adinda rutin mendaki gunung-gunung di Indonesia untuk refreshing. Antara lain Gunung Semeru, Gunung Rinjani, Gunung Kerinci, Gunung Gede Pangrango, Gunung Merbabu, Gunung Papadayan, dan lainnya.

Berikut KompasTravel rangkum tips pendakian bagi wanita milenial dari Adinda Thomas.

Talkshow pendaki zaman now dengan pendaki zaman old di store avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Talkshow pendaki zaman now dengan pendaki zaman old di store avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).
1. Kemauannya dari diri sendiri

Menurut Adinda, kemauan wanita untuk mendaki yang datang dari diri sendiri sangat menunjang persiapannya. Namun masih banyak wanita yang terpaksa untuk mendaki, seperti ikut-ikutan teman tanpa ada niatan, atau terpaksa karena gengsi.

"Kalau cewe yang seumuran Dinda naik gunung karena kemauan hatinya sendiri, mereka akan dengan senang hati mencari tau ke mana mereka akan melangkah. Ke mana mereka akan pergi, gunung ini tuh gimana sih, gunung ini tuh apa, dan bagaimana," katanya kepada KompasTravel usai talkshow di gerai Avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).

Menurut Adinda, proses edukasi akan mereka lakukan sendiri dengan lebih maksimal. Sedangkan jika niatnya terpaksa, tahap edukasi awal pun ala kadarnya. Belum lagi persiapan fisik dan peralatan.

"Kalau termakan tren, sebisa mungkin tetap mempersiapkan fisik, olahraga, prepare alat gunung, naik jangan sembrono," ungkap Adinda.

Adinda Thomas, aktris yangenyukai aktifitas outdoor termasuk pendakian gunung di store avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Adinda Thomas, aktris yangenyukai aktifitas outdoor termasuk pendakian gunung di store avtech, Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018).
2. Jangan samakan mendaki gunung dengan kegiatan berat lainnya

Buat wanita yang pernah melakukan aktivitas fisik berat seperti fitness, menurutnya hal itu sangatlah berbeda dengan naik gunung. Menurutnya masih ada wanita yang biasa berolah raga, menganggap enteng persiapan sebelum pendakian.

"Contohnya yang biasanya pake sepatu running, padahal itu beda banget medannya kalau di gunung. Nanti ujung-ujungnya repot sendiri pasir masuk, lecet juga, banyak batu di sepatu gitu. Padahal kita kan jalan terus, gak bisa buka tutup sepatu nanti capek sendiri," ujarnya.

Menurut Adinda banyak gunung di Indonesia yang medannya cukup menantang bagi wanita seusianya. Medan menanjak terus dan berbatu harus ditaklukan dengan latihan fisik yang cukup sebelum mendaki.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X