Mana yang Lebih Dipilih Wisatawan, Maskapai yang Aman atau yang Murah? - Kompas.com

Mana yang Lebih Dipilih Wisatawan, Maskapai yang Aman atau yang Murah?

Kompas.com - 12/07/2018, 22:00 WIB
Dua wisatawan manca negara yang penerbangannya dibatalkan duduk santai di Photobooth Lombok International Airport (LIA) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (29/6). Sejumlah maskapai membatalkan jadwal penerbangannya dari Bandara LIA menuju Bandara Ngurah Rai di Bali diantaranya GA704 dan IW 1851 akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/Spt/18ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Dua wisatawan manca negara yang penerbangannya dibatalkan duduk santai di Photobooth Lombok International Airport (LIA) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (29/6). Sejumlah maskapai membatalkan jadwal penerbangannya dari Bandara LIA menuju Bandara Ngurah Rai di Bali diantaranya GA704 dan IW 1851 akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/Spt/18

JAKARTA, KOMPAS.com - Murah atau aman? Dari keduanya mana yang lebih dipilih oleh wisatawan dunia saat memilih penerbangan?

President, Flights and Cruise Trip Advisor, Bryan Saltzburg memberikan bocorannya kepada KompasTravel usai memberikan penghargaan "Travelers Choice Award 2018" untuk Garuda Indonesia dan Citilink, di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya keduanya merupakan kriteria yang kerap dinilai wisatawan dunia saat memilih penerbangan untuk traveling.

Namun, di dunia penerbangan internasional ada berbagai tingkatan market (pasar)  penerbangan yang sangat beragam. Semisal di Asia harga tiket peerbangan lebih terjangkau dengan fasilitas yang kompetitif.

"Untuk Asia dan Eropa harga terjangkau dengan fasilitas yang kompetitif lebih dipilih wisatawan," tutur Bryan kepada KompasTravel di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta.

Untuk benua lainnya seperti Amerika dan Australia, maskapai full service masih jauh lebih banyak pasarnya.

President, Flights and Cruise Trip Advisor, Bryan Saltzburg memberikan penghagaan Travelers Choice Award 2018 kepada Garuda Indonesia dan Citilink, di Jakarta, Rabu (11/7/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA President, Flights and Cruise Trip Advisor, Bryan Saltzburg memberikan penghagaan Travelers Choice Award 2018 kepada Garuda Indonesia dan Citilink, di Jakarta, Rabu (11/7/2018).
Perihal keamanan, ia mengatakan pasti sudah ada standar keamanan yang ditentukan sebelum mendapat izin terbang. Banyak badan internasional yang memantau keamanan maskapai, untuk skala dunia, benua, ataupun regional negaranya.

Bagi yang dibawah standar tersebut akan dicabut izinnya, atau diberhentikan sementara untuk terbang di regional tertentu. Mereka punya batas nilai minimum di regionalnya masing-masing.

Ia mencontohkan seperti standar yang ditetapkan Komite Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (ASC), dan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (European Aviation Safety Agency atau EASA) di Eropa. Di dunia internasional standar ditetapkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organisation atau ICAO).

Sehingga menurutnya harga yang kompetitif lebih menentukan bagi sebagian wisatawan, terutama di Asia dan Eropa, dibandingkan keamanan yang sudah ditentukan standarnya.


Komentar

Close Ads X