Saudi Arabian Airlines Sajikan Tumis Kacang Panjang hingga Pepes Ikan - Kompas.com

Saudi Arabian Airlines Sajikan Tumis Kacang Panjang hingga Pepes Ikan

Kompas.com - 13/07/2018, 13:20 WIB
Menu yang diberikan memang menu makanan Indonesia, seperti Pepes Ikan, Ayam Masak Kecap, Orak Arik Daging Sapi, Asinan, Tumis Kacang Panjang, Tumis Wortel dan lainnya.KOMPAS.COM/ HADI MAULANA Menu yang diberikan memang menu makanan Indonesia, seperti Pepes Ikan, Ayam Masak Kecap, Orak Arik Daging Sapi, Asinan, Tumis Kacang Panjang, Tumis Wortel dan lainnya.

BATAM, KOMPAS.com - Maskapai Saudi Arabian Airlines akhirnya menyetujui keinginan Panita Penyelenggara Haji Embarkasi Batam, yang mewajibkan maskapai tersebut untuk menyediakan menu makanan Indonesia selama delapan jam di dalam pesawat.

"Alhamdulillah menu makanan yang diberikan benar-benar menu Indonesia dan kami langsung setuju," kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Haji Embarkasi Batam, Sobadi, Kamis (12/7/2018).

Menurut Sobadi menu yang diberikan memang menu makanan Indonesia. Seperti Pepes Ikan, Ayam Masak Kecap, Orak Arik Daging Sapi, Asinan, Tumis Kacang Panjang, Tumis Wortel dan lainnya.

"Kami tidak mau hanya karena makanan, JCH embarkasi Batam jadi sakit, apalagi di pesawat lebih kurang delapan jam," ungkapnya.

Baca juga: Per 10 Juli 2017, Saudi Arabian Airlines Hijrah ke Terminal 3 Soetta

Tidak hanya itu, nantinya untuk memperpendek proses pemeriksaan paspor di Tanah Suci, panitia penyelenggara juga mendatangkan Imigrasi Arab Saudi ke Embarkasi Batam untuk melakukan scanning jari dan mata.

Sehingga setibanya di Tanah Suci, para calon jamaah haji tidak perlu berdiri terlalu lama karena tinggal cap paspor.

"Kasihan kan sudah delapan jam di pesawat, pas imigrasi bandara Arab Saudi para calon jamaah masih lagi berdiri hanya untuk scanning dan perekam iris mata," jelas Sobadi.

Sobadi mengatakan seluruh dokumen jemaah calon haji dari empat provinsi yang tergabung di Embarkasi Batam sudah diserahkan ke pusat untuk dibuatkan visa dari Kedutaan Arab Saudi.

Bahkan kloter 1 sudah selesai dan sudah diambil dari kedutaan, sebanyak 445 jemaah untuk satu kloter penuh.

"Satu kloter penuh yang visanya sudah diambil yakni JCH Kota Tanjungpinang, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas," ujarnya


Komentar

Close Ads X