Kompas.com - 15/07/2018, 19:22 WIB
Bagi penumpang kelas pertama (First Class) atau anggota Platinum Frequent Flyer Qantas, ada Qantas First Lounge yang bisa dipakai untuk beristirahat, mengisi perut, dan bahkan melepaskan penat di tubuh. KOMPAS.COM/SHIERINE WANGSA WIBAWABagi penumpang kelas pertama (First Class) atau anggota Platinum Frequent Flyer Qantas, ada Qantas First Lounge yang bisa dipakai untuk beristirahat, mengisi perut, dan bahkan melepaskan penat di tubuh.

SYDNEY, KOMPAS.com – Dalam penerbangan ke luar negeri, mungkin hal yang paling mengesalkan adalah transit yang lama.

Bagaimana tidak, setelah merasa lelah karena harus tiba di bandara dua jam sebelumnya dan terbang beberapa jam, Anda masih harus menunggu lagi di bandara selama beberapa jam sebelum akhirnya terbang ke negara tujuan.

Namun, transit tidak harus menjadi penyiksaan. Bagi penumpang kelas pertama (First Class) atau anggota Platinum Frequent Flyer Qantas, ada Qantas First Lounge yang bisa dipakai untuk beristirahat, mengisi perut, dan bahkan melepaskan penat di tubuh.

Pada hari Senin (9/7/2018), Kompas.com mendapatkan kesempatan untuk merasakan Qantas First Lounge ketika transit di Sydney.

Berdasarkan informasi yang kami terima, Qantas First Lounge melayani 600 hingga 850 orang dalam sehari, bahkan pada hari-hari yang sangat ramai jumlah ini naik hingga 1.000 orang.

Qantas First Lounge melayani 600 hingga 850 orang dalam sehari, bahkan pada hari-hari yang sangat ramai jumlah ini naik hingga 1.000 orang.KOMPAS.COM/SHIERINE WANGSA WIBAWA Qantas First Lounge melayani 600 hingga 850 orang dalam sehari, bahkan pada hari-hari yang sangat ramai jumlah ini naik hingga 1.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, layanan yang disediakan di lounge ini cukup komplit untuk memenuhi kebutuhan begitu banyak orang.

Untuk makanan saja, ada menu sarapan hingga pukul 11.30 sebelum diganti dengan menu makan siang dan makan malam. Lalu, menu ini juga diganti empat kali dalam setahun mengikuti musim Australia.

Selain itu, ada ruang untuk mandi, ruang VIP, ruang untuk anak-anak selama musim liburan sekolah, dan spa.

Dari menu makanan musim dingin, Kompas.com direkomendasikan untuk merasakan spesialisasi lounge ini.

Pertama adalah cumi garam dan merica dengan saus cabai hijau dan aioli. Cumi ini memiliki lapisan tepung yang renyah dan daging yang sangat empuk. Ketika dimakan dengan saus cabai hijau dan aioli, rasanya menjadi segar, lebih lembut, dan sedikit pedas.

Cumi ini memiliki lapisan tepung yang renyah dan daging yang sangat empuk. Ketika dimakan dengan saus cabai hijau dan aioli, rasanya menjadi segar, lebih lembut, dan sedikit pedas.KOMPAS.COM/SHIERINE WANGSA WIBAWA Cumi ini memiliki lapisan tepung yang renyah dan daging yang sangat empuk. Ketika dimakan dengan saus cabai hijau dan aioli, rasanya menjadi segar, lebih lembut, dan sedikit pedas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update
Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Travel Update
Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.