Kompas.com - 16/07/2018, 19:25 WIB
Kompas TV Pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2018 memasuki hari terakhirnya.

Stephen mengaku membulatkan tekad dan berani menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 30.000 kilometer ini karena sudah memiliki pengalaman solo riding sebelumnya.

“Saya sudah menyelesaikan touring dalam negeri, seperti keliling Sumatera-Sabang; keliling Jawa-Bali-Lombok, keliling Borneo (termasuk Sarawak-Brunei-Sabah); keliling Sulawesi. Dari bekal pengalaman itu saya berani melakukan perjalanan ke London,” kata bapak 2 anak ini.

 

Pagi jam 10.00 meninggalkan Roma dan sorenya pukul 19.00 sudah tiba di Pisa dgn aman (Senin 9 Juli 2018). Hari ini rutenya sejauh 340 km.. dengan pemandang bervariasi tidak bikin bosan. Ada pantai dan jalan pedesaan.. yang pasti utk sementara menghindari toll road . AKSI KESELAMATAN PERTAMINA ENDURO SOLO RIDE ADVENTURE JAKARTA - LONDON 30.000 KM . #aksikeselamatanjalan #kbriroma #kemenhub #merahputih #kibarkanmerahputih #merahputihberkibar #keselamatanberkendara #pertaminaenduro #endurogoestolondon #sahabatenduroid #kawasakimotorindonesia #continmoto #contin #boschaftermarket #metzelertires #metzelerindonesia #shadindonesia #lnginsurance #tekirotools #tekiro #bricabpro5alpha #bricaindonesia #syndicatemotorindonesia #7gearindonesia #ptpn5 #badakhitampannier #violaparfum

A post shared by Stephen Langitan (@steplangitan) on Jul 9, 2018 at 10:49am PDT

Perjalanan antar-benua ini merupakan inisiatif pribadi Stephen dengan dukungan beberapa BUMN dan perusahaan swasta.

“Biaya perjalanan dari beberapa perusahaan swasta dengan bentuk kerja sama, yaitu menguji produk, membuat foto sebagai bukti, dan review produk," kata dia.

Persiapan perjalanan

Perjalanan mengendarai motor lintas benua penuh tantangan, dibutuhkan kesiapan fisik dan mental.

”Sebagai solo ride adventure wajib memiliki mental petualang. Siap menginap di mana saja. Jika terpaksa, buka tenda atau berkemah. Karena saya membawa tenda, kursi lipat, meja lipat, dan kompor kecil,” kata pria kelahiran 23 September 1964 ini.

Selain persiapan fisik dan mental, Stephen juga memastikan kesiapan administrasinya memasuki banyak negara.

Visa dan dokumen-dokumen lainnya sudah diselesaikannya di Jakarta sehingga selama perjalanan tidak terganjal perizinan di negara-negara yang dilalui.

Total, ada 5 visa yang dipersiapkannya.

“Tidak gampang untuk membuat visa ke London. Untuk jelajah seorang diri ini harus 5 visa. Visa India wajib dibuat di Jakarta, Pakistan dibuat di Jakarta, Iran juga dibuat di Jakarta, Schengen untuk visa wilayah Eropa dibuat di Jakarta, dan Inggris dibuat di Jakarta,” papar Stephen.

Bagaimana kisah Stephen menjelajah Asia hingga Eropa, keluar-masuk berbagai negara?

Baca: Kisah Perjalanan Stephen Langitan Naik Motor dari Jakarta ke London (2)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.