Kisah Perjalanan Stephen Langitan Naik Motor dari Jakarta ke London (2) - Kompas.com

Kisah Perjalanan Stephen Langitan Naik Motor dari Jakarta ke London (2)

Kompas.com - 16/07/2018, 19:26 WIB
Stephen Langitan, seorang rider yang mengendarai motor dari Jakarta ke LondonDok. Stephen Langitan Stephen Langitan, seorang rider yang mengendarai motor dari Jakarta ke London

JAKARTA, KOMPAS.com - Stephen Langitan menempuh jarak sekitar 30.000 kilometer dengan mengendarai sepeda motor dari Jakarta ke London, Inggris. Perjalanan ini dimulainya pada 25 Maret 2018 dan akan berakhir di London pada 17 Agustus 2018 dengan membawa misi #kibarkanmerahputih.

Setelah berkisah tentang rencana dan persiapan yang dilakukannya sebelum melakukan perjalanan, Stephen berbagi cerita perjalanan yang telah dilaluinya hingga saat ini berada di Barcelona, Spanyol.

Saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/7/2018), Stephen mengungkapkan, ia memulai perjalanannya dari Jakarta, melintasi Sumatera, kemudian dilanjutkan menyeberang ke Malaysia menggunakan jalur laut.

Baca juga: Kisah Perjalanan Stephen Langitan Naik Motor dari Jakarta ke London (1)

Sesampainya di Malaysia, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat dengan melewati Thailand, Myanmar, India, Nepal, mendekati Himalaya, kemudian Pakistan ke utara hingga mendekati perbatasan China, kembali ke Pakistan hingga masuk Iran.

“Yang paling berkesan adalah ketika melewati Provinsi Balochistan di Pakistan, di mana saya dikawal polisi selama 6 hari,” ujar Stephen, yang saat dihubungi Kompas.com, tengah berada di Barcelona, Spanyol.

Pengawalan ini dilakukan  karena alasan keamanan. Dalam perjalanan, Stephen harus berulang kali menjawab pertanyaan pihak keamanan di setiap wilayah mengenai negara asalnya.

Hal ini harus dilalui meski menghambat perjalanannya.

 

Regrann from @endro.sampurna - ?stanbul'a geldi?i zaman Mr.Stephen Langitan'a (@steplangitan), bir Endonezyal? motosikletle dünya turu tek sürücülü?ü maceras? program? yap?lan e?lik etme ?ans?m vard?r. . 25 Mart'ta Endonezya'n?n ba?kenti Cakarta'dan ba?lay?p, s?ras?yla Malezya, Nepal, Hindistan, ?ran, Türkiye, Yunanistan, Bosna-Hersek, H?rvatistan, ?talya, Almanya, ?spanya, ?ngiltere Londra'ya 17 A?ustos'a kadar toplam 30 bin kilometre ve 30 de?i?ik ülkelerine macera seyahatlerine ç?k?yor. Yolun aç?k olsun ???????????????????????? . Berkesempatan u/mendampingi Pak Stephen Langitan saat singgah di ?stanbul, dalam program Beliau menempuh 30.000 km Jakarta-London melalui 30 negara Asia & Eropa dalam tajuk "Solo Ride Adventure Jakarta-London". Selamat, salut, dan sukses selalu u/Pak Stephen @steplangitan. Top !! ????????????????????????

A post shared by Stephen Langitan (@steplangitan) on Jun 28, 2018 at 12:15pm PDT

Sepanjang perjalanan, Stephen mengandalkan maps dan GPS yang terpasang pada motornya.

“Untuk menentukan rute pakai Google Maps dari smartphone, kemudian dibantu alat GPS yang sudah terpasang di motor,” kata dia.

Ia mengaku lebih memilih melintasi jalur-jalur perdesaan daripada jalur utama di sebuah negara.

Alasannya, Stephen ingin membawa Merah Putih berkibar di pelosok dunia sesuai dengan misi perjalanannya #kibarkanmerahputih. 

Sejauh perjalanan yang telah dilaluinya hingga hari ini, Stephen mengaku, yang paling berkesan adalah saat terjadinya badai gurun di Iran.

“Lintasan yang paling menantang adalah di Iran, ketika melewati badai gurun seharian dan jaraknya 400 kilometer,” ujar Stephen.

Menghadapi kondisi ini, ia menjauh ke arah utara hingga memasuki wilayah Turki, dan kemudian mulai menginjak Eropa.

Pada Selasa (26/6/2018), Stephen tiba di wilayah Yunani, dan pada 6 Juli 2018, ia berada di Roma, Italia.

Lima hari kemudian, pada 11 Juli 2018, Stephen tiba di Monako dan Marseille, Perancis.

Di kota dan negara yang disinggahinya, kisah Stephen, ia bertemu mereka yang menawarkan penginapan. Seperti saat ia tiba di Montpellier, Palavas, sebuah kota kecil di Perancis.

Ia dijamu dan ditawari menginap di rumah salah seorang WNI yang tinggal di sana.

“Selama perjalanan saya mendapat referensi untuk mampir atau menjumpai warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri. Seperti kemarin, saya bertemu dan menginap di rumah Mas Agus, pedagang pernak-pernik Made in Indonesia yang ada di kota Palavas-les-Flots, kota yang berada di bibir pantai menghadap Mediterrania. Selagi ada tawaran menginap kenapa tidak?” kata Stephen.

Sejak Minggu (15/7/2018) kemarin, ia berada di Barcelona, Spanyol hingga Selasa (17/7/2018) besok.

Rencananya, sebelum masuk ke London, Stephen akan mengelilingi wilayah Eropa, mulai dari Spanyol, Paris, Swiss, Austria, Jerman, Belanda, dan Belgia. 

Perjalanan ini akan ia akhiri di Kantor KBRI London, tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2018.

“Pesannya adalah kemandirian dan perjuangan. Perjalanan ini mengajarkan saya tidak manja, mandiri, berjuang, dan disiplin untuk semuanya,” ujar Stephen.

Selanjutnya, ia akan kembali ke Indonesia melalui jalur darat dan motor yang ia tunggangi akan dikirim menggunakan kapal laut.

Baca: Kisah Perjalanan Stephen Langitan Naik Motor dari Jakarta ke London (1)

Kompas TV Rider BMX Indonesia, I Gusti Bagus Saputra optimistis mampu meraih sukses di Asian Games 2018.

 


Komentar
Close Ads X