Mrapen, Inilah Obyek Wisata Tempat Dimulainya Kirab Obor Asian Games

Kompas.com - 18/07/2018, 08:00 WIB
Sejumlah perwakilan umat Budha mengambil Api Dharma menggunakan obor dari sumber Api Abadi Mrapen, di desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Prosesi pengambilan api abadi ini kemudian disemayamkan di Candi Mendut dan akan dibawa menuju altar utama di Candi Borobudur pada puncak prosesi tersebut merupakan rangkaian dari ritual jelang hari raya Waisak 2562 BE/2018. ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHOSejumlah perwakilan umat Budha mengambil Api Dharma menggunakan obor dari sumber Api Abadi Mrapen, di desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Prosesi pengambilan api abadi ini kemudian disemayamkan di Candi Mendut dan akan dibawa menuju altar utama di Candi Borobudur pada puncak prosesi tersebut merupakan rangkaian dari ritual jelang hari raya Waisak 2562 BE/2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai dibawa dari India, api Asian Games dijadwalkan akan disatukan dengan api abadi dari dari Merapen, Jawa Tengah, Rabu (18/07/2018). Mrapen merupakan destinasi wisata unik tempat api abadi yang tidak pernah padam.

Api Abadi Mrapen adalah salah satu obyek wisata yang berada di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Letaknya cukup mudah dijangkau, karena berada persis di tepi Jalan Raya Purwodadi-Semarang, berjarak sekitar 26 kilometer dari Kota Purwodadi.

Obyek wisata ini menawarkan beberapa atraksi wisata menarik bagi wisatawan. Salah satu yang utama ialah api abadi.

Api abadi tersebut merupakan fenomena geologi berupa api abadi. Api itu keluar dari perut bumi dan tidak pernah padam meski diguyur hujan.

Api abadi tersebut keluar dari sela-sela bebatuan yang dibentuk seperti sumur, setelah dipugar terakhir oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jawa Tengah 2017 lalu.

Di sisi api abadi ini, terdapat kolam air hangat yang selalu bergejolak mengeluarkan gelembung seperti air mendidih. Kolam tersebut bernama Kolam Sendang Dudo.

Kolam tersebut suka dijadikan tempat berendam wisatawan, karena dipercaya dapat mengobati penyakit kulit dan rematik.

Umat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dharma Waisak di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (9/5/2017). Api ini akan disemayamkan di Candi Mendut lalu keesokan harinya dibawa ke Candi Borobudur sebagai sarana peribadatan perayaan Waisak. KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto Umat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dharma Waisak di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (9/5/2017). Api ini akan disemayamkan di Candi Mendut lalu keesokan harinya dibawa ke Candi Borobudur sebagai sarana peribadatan perayaan Waisak.

Selain bergejolak dan hangat, uniknya Air Sendang Dudo ini bisa berubah yang tadinya bersih mendadak jadi keruh.

Lalu, dari gelembung air yang bergejolak dan mengambang itu, apabila disulut dengan api maka dapat menyala di atas permukaan air.

Di obyek wisata ini juga ada sebuah batu bobot yang beratnya kurang lebih 20 kilogram, dan  diyakini merupakan peninggalan Sunan Kalijaga pada abad XV.

Kini destinasi tersebut dikelola Dinpora Jawa Tengah, dan dibangun gelanggang olahraga dan fasilitas olahraga lain di sekitar obyek wisata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X