Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/07/2018, 08:05 WIB

KOMPAS.COM – Setelah api abadi India dan Mrapen disatukan pada ‘Torch Relay Concert Asian Games 2018’ di Candi Prambanan, Jawa Tengah, Rabu (18/7/2018), api obor tersebut dibawa kembali menginap di Yogyakarta.

Pada hari Kamis (19/7/2018), api obor Asian Games akan dibawa berlari oleh 50 pelari di tiap titiknya mengelilingi Yogyakarta, dimulai dari Monumen Tugu Yogyakarta. Berikut beberapa obyek wisata yang dilewati api obor Asian Games 2018 di Yogyakarta.

Kendaraan melintas di perempatan Tugu, Yogyakarta, Selasa (2/8/2016). Bangunan cagar budaya Tugu yang juga dikenal dengan nama Tugu Pal Putih itu menjadi salah satu ikon pariwisata Yogyakarta.KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Kendaraan melintas di perempatan Tugu, Yogyakarta, Selasa (2/8/2016). Bangunan cagar budaya Tugu yang juga dikenal dengan nama Tugu Pal Putih itu menjadi salah satu ikon pariwisata Yogyakarta.
1. Tugu Yogyakarta

Pelari yang membawa api obor akan memulai perjalanannya dari Tugu Yogyakarta pada pukul 07.10 WIB. Tugu pal putih Yogyakarta ini sangat populer. Lokasi strategis di tengah persimpangan Jalan Margo Utomo, Jalan Soedirman, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro ini pasti dilewati saat berkunjung ke Yogyakarta.

Konon, tugu ini memiliki simbol penunjuk arah antara Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta dan Laut Selatan. Tidak jarang wisatawan ber-swafoto di Tugu Yogyakarta, namun Anda harus berhati-hati karena letaknya berada di tengah persimpangan jalan utama.

Sore hari di Jalan Malioboro yang legendaris, Sabtu (12/3/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Sore hari di Jalan Malioboro yang legendaris, Sabtu (12/3/2018).
2. Kawasan wisata Malioboro

Obyek wisata selanjutnya yang akan dilewati oleh pelari adalah Kawasan Wisata Malioboro pada pukuk 07.34 WIB. Malioboro merupakan nama jalan yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Malioboro selalu ramai wisatawan yang hendak berbelanja oleh-oleh khas Yogyakarta.

Penjual ramai menjajakan dagangan khas Yogyakarta, seperti aksesoris batik, makanan, dan oleh-oleh khas Yogyakarta. Tersedia juga banyak delman atau becak untuk mengajak Anda berkeliling menikmati suasana Kota Yogyakarta.

Bangunan Belanda yang dulunya bekas Kantor de Javasche Bank saat ini menjadi Gedung Bank BNI 46 Yogyakarta.KOMPAS.COM/ADHIKA PERTIWI Bangunan Belanda yang dulunya bekas Kantor de Javasche Bank saat ini menjadi Gedung Bank BNI 46 Yogyakarta.
3. Museum Bank BNI

Pada pukul 07.41 pelari api obor akan melewati depan Museum bank BNI yang terletak di Nol Kilometer Yogyakarta, lokasinya berada di ujung selatan kawasan Malioboro. Kawasan nol kilometer ini tepatnya disekitar museum bank BNI selalu ramai oleh masyarakat dan wisatawa karena kawasan ini dikelilingi beberapa obyek wisata sejarah Yogyakarta.

Museum bank BNI saat menggunakan gedung peninggalan belanda yang saat ini juga berfungsi sebagai kantor BNI 46. Dulu gedung ini digunakan sebagai gedung Asuransi Nill Maattschppij dan Kantor de Javasche Bank.

Bangunan pengintai berbentuk kubah yang ada di area Pojok Beteng maupun area Plengkung Gading di Benteng Baluwerti, Yogyakarta.KOMPAS.COM/ADHIKA PERTIWI Bangunan pengintai berbentuk kubah yang ada di area Pojok Beteng maupun area Plengkung Gading di Benteng Baluwerti, Yogyakarta.
4. Pojok Benteng Kulon

Pelari akan sampai pada check point selanjutnya yakni Pojok Benteng Kulon pada pukul 08.32 WIB. Komplek Keraton Yogyakarta sebagai sebuah kerajaan dikelilingi oleh benteng pelindung yang kokoh bernama Benteng Baluwerti.

Benteng ini memiliki empat sudut bastion atau biasa disebut Pojok Benteng dulu digunakan untuk mengintai musuh. Saat ini hanya tersisa tiga Pojok Benteng, salah satunya adalah Pojok Benteng Kulon di sisi barat yang akan dilewati oleh pelari api obor.

Mobil-mobil berlampu di Alun-Alun Kidul Yogyakarta.SENDY A SAPUTRA Mobil-mobil berlampu di Alun-Alun Kidul Yogyakarta.
5. Alun-alun Kidul Yogyakarta

Pada pukul 08.49 pelari akan melewati alun-alun kidul terkenal dengan ritual Masangin, yaitu berjalan di antara kedua beringin dengan mata tertutup. Konon, jika berhasil melewati dua beringin keinginan Anda akan terkabul.

Pada malam hari, Alun-alun kidul berbentuk lapangan rumput luas di selatan Keraton Yogyakarta ini selalu ramai pengunjung. Tersedia juga becak, odong-odong dan sepeda dengan lampu warna-warni yang bisa Anda sewa.

Pemandu wisata (berbaju batik) mengantarkan wisatawan asing berkeliling Keraton Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (31/1/2011).KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Pemandu wisata (berbaju batik) mengantarkan wisatawan asing berkeliling Keraton Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (31/1/2011).
6. Keraton Yogyakarta

Api obor Asian Games akan mengakhiri perjalanannya berkeliling Yogyakarta di Keraton Yogyakarta pada pukul 09.08 WIB. Keraton merupakan tempat tinggal Sri Sultak Hamengkubuwono X selaku Raja Daerah Istimewa Yogyakarta.

Anda bisa menikmati wisata sejarah disini dengan tiket masuk yang terjangkau. Anda bisa berkeliling kawasan Keraton dan melihat beberapa benda bersejarah yang di pamerkan dibeberapa ruangan disana. Jam operasional untuk wisata Keraton mulai 08.00 WIB sampai 14.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips ke Pameran Perlengkapan Outdoor INDOFEST 2023, Datang Pagi Hari

4 Tips ke Pameran Perlengkapan Outdoor INDOFEST 2023, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Apa Itu Penyakralan Air Berkah dalam Perayaan Waisak?

Apa Itu Penyakralan Air Berkah dalam Perayaan Waisak?

Travel Update
Ramainya INDOFEST 2023, Pengunjung Sampai Harus Antre Masuk Toko

Ramainya INDOFEST 2023, Pengunjung Sampai Harus Antre Masuk Toko

Travel Update
Perayaan Waisak Hari Kedua, Ada Pensakralan Air Berkah di Candi Mendut

Perayaan Waisak Hari Kedua, Ada Pensakralan Air Berkah di Candi Mendut

Jalan Jalan
Desa Wisata Kreatif Terong, Punya Tempat Wisata Bekas Tambang Timah

Desa Wisata Kreatif Terong, Punya Tempat Wisata Bekas Tambang Timah

Jalan Jalan
10 Tempat Liburan di Bogor, Banyak Destinasi Baru yang HitsĀ 

10 Tempat Liburan di Bogor, Banyak Destinasi Baru yang HitsĀ 

Jalan Jalan
Hari Kedua INDOFEST 2023, Perlengkapan Mendaki Gunung Masih Diburu

Hari Kedua INDOFEST 2023, Perlengkapan Mendaki Gunung Masih Diburu

Travel Update
Jam Buka Taman Surya di Surabaya yang Bisa Dikunjungi Masyarakat Umum

Jam Buka Taman Surya di Surabaya yang Bisa Dikunjungi Masyarakat Umum

Travel Tips
Indonesia Jadi Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2023

Indonesia Jadi Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2023

Travel Update
Harga Tiket Kapal Pelni Naik hingga 100 Persen per 1 Juli 2023

Harga Tiket Kapal Pelni Naik hingga 100 Persen per 1 Juli 2023

Travel Update
4 Suku yang Menghuni Labuan Bajo, Ada yang Dijuluki Pengembara Laut

4 Suku yang Menghuni Labuan Bajo, Ada yang Dijuluki Pengembara Laut

Jalan Jalan
3 Pantai di Maluku yang Populer, Ada yang Pasirnya Terhalus di Asia Tenggara

3 Pantai di Maluku yang Populer, Ada yang Pasirnya Terhalus di Asia Tenggara

Jalan Jalan
Jepang Akan Longgarkan Syarat Jet Pribadi untuk Gaet Pelaku Perjalanan VIP

Jepang Akan Longgarkan Syarat Jet Pribadi untuk Gaet Pelaku Perjalanan VIP

Travel Update
Danau 19, Tempat Wisata Mancing di NTT yang Punya Kisah Pilu

Danau 19, Tempat Wisata Mancing di NTT yang Punya Kisah Pilu

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Pantai Batu Barak Bali dan Rute Menuju ke Sana

Harga Tiket Masuk Pantai Batu Barak Bali dan Rute Menuju ke Sana

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+