Low Cost Terminal Akan Beroperasi Akhir Tahun 2018 di Bandara Soekarno Hatta - Kompas.com

Low Cost Terminal Akan Beroperasi Akhir Tahun 2018 di Bandara Soekarno Hatta

Kompas.com - 21/07/2018, 19:27 WIB
Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan Low Cost Carrier Terminal (LCCT) akan beroperasi di Bandara Soekarno Hatta, Banten pada akhir tahun 2018. Hal itu diungkapkan Arief setelah bertemu dengan Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

"Akhir tahun ini Indonesia akan memiliki bandara LCCT yang pertama, yang kemungkinan besar ada di Bandara Soekarno Hatta," kata Arief saat ditemui di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (20/7) malam.

Menurutnya, Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta akan menjadi LCCT. Arief mengaku Awaluddin sudah sepakat terkait LCCT di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.

"Kemungkinan nanti keputusan tersebut akan dikomunikasikan ke Menteri (Menteri Perhubungan)," ujarnya.

Sebelumnya, Awaluddin di kesempatan terpisah, mengatakan PT Angkasa Pura II (Persero) akan melakukan up grade terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta untuk dijadikan sebagai LCCT.

"Kemungkinan untuk terminal LCC itu bisa dengan dua cara. Satu, membangun bandara baru yang memang kategorinya terminal LCC atau meng-upgrade terminal existing menjadi terminal LCC. Nah, yang kami ingin lakukan di Soekarno-Hatta saat ini adalah meng-up grade dari non LCCT menjadi LCCT," ungkap Awaluddin,

Namun demikian, Awaluddin mengatakan bahwa Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta secara tak langsung telah beroperasi sebagai LCCT.

"Terminal 1 sudah terjadi LCCT, Terminal 2 juga begitu. Itu yang pertama, nah kenapa sudah terjadi? Faktanya, kenyataanya sekarang semua penerbangan (low cost) Lion Group plus Citilink di Terminal 1," imbuh dia.

Wacana LCCT sudah bergulir atas instruksi Presiden Joko Widodo. Hadirnya LCCT dianggap bisa meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Arief menyebut LCCT bisa mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia lebih dari 20 persen. Kesuksesan LCCT, menurutnya, sudah dirasakan oleh negara-negara seperti Jepang, Thailand, dan Inggris.



Close Ads X