Foto-foto hingga Belajar jadi Petani, Wisata Baru di Bengkulu Selatan

Kompas.com - 24/07/2018, 07:00 WIB
Plt. Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dan isteri bersama pengunjung memetik buah melon KOMPAS.COM/FIRMANSYAHPlt. Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dan isteri bersama pengunjung memetik buah melon

Pemandangan hamparan bunga matahari, sawah, jagung, palawija dan lainnya juga bisa jadi tempat swafoto.

Puas memanjakan mata dengan hamparan sawah dan bunga matahari, wisatawan dapat memilih banyak aktivitas lain, seperti belajar membibit tanaman.

Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan adalah memanen buah serta sayur-sayuran. Hasil petikan nantinya akan ditimbang lalu dibayar pada petugas taman.

Yuni Ariani, wisatawan lainnya menyebutkan harga sayuran di lokasi ini lebih murah dibandingkan dengan harga pasar. Menurutnya, selisih mencapai 10 persen hingga 20 persen sehingga membuatnya tertarik berkunjung.

"Harga sayur dan buah-buahan seperti melon, lebih murah di sini. Selain itu kita juga bisa berwisata. Sungguh ini hal yang menyenangkan," ujar Yuni.

Taman Edukasi dan Wisata Pertanian terletak di Padang Panjang, Manna, Bengkulu Selatan. Wisatawan tak dipungut biaya alias gratis untuk berwisata ke Taman Edukasi dan Wisata Pertanian.

Lahan kritis yang kini "berbuah" kunjungan wisatawan

Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Bengkulu Selatan, Sukarni, mengatakan Taman Wisata Edukasi dan Wisata Pertani memiliki luas 16,5 hektar. Luas tersebut terdiri dari 6,5 hektar untuk balai benih dan 10 hektar lainnya adalah lahan kritis tak digarap.

Ia mengatakan lahan kritis disulap menjadi lahan subur penuh dengan beragam tanaman oleh tenaga ahli tanah dengan pendekatan teknologi.

"Sekitar 8 bulan tanah itu diperbaiki, dilakukan pendekatan pertanian intensif hingga menjadi subur seperti saat ini," tambah Sukarni.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X