Mengenal Kopi Arabika Yellow Caturra dan Arabika Juria asal Manggarai NTT

Kompas.com - 24/07/2018, 19:24 WIB
Para pengunjung saat berada di stand La Bajo Flores Coffee, dalam kegiatan Festival Kopi Nusantara yang digelar harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Sabtu (21/7/2018). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREPara pengunjung saat berada di stand La Bajo Flores Coffee, dalam kegiatan Festival Kopi Nusantara yang digelar harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Sabtu (21/7/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Pengunjung Festival Kopi Nusantara yang digelar harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, penasaran dengan dua varian kopi asal Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dua jenis kopi yang diminati dan banyak ditanyakan oleh warga yang berkunjung ke Stand La Bajo Flores Coffee yakni Yellow Caturra dan Juria," ungkap CEO Founder La Bajo Flores Coffee Werry Sutanto kepada Kompas.com, Senin (23/7/2018)

Menurut Werry, pada umumnya para pengunjung hanya tahu jenis robusta dan arabika.

Namun ternyata kata Werry, Arabika Flores masih ada variannya yakni Arabika Yellow Caturra dan Arabika Juria.

"Kedua jenis itu punya cita rasa yang unik dan berbeda dari arabika biasa lainnya," ucap Werry.

Werry menjelaskan, kopi jenis Yellow Caturra memiliki cita rasa asam citrus dan bodinya medium serta smooth.

La Bajo Flores Coffee ikut berpartisipasi dalam Festival Kopi Nusantara yang digelar harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (19/7/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE La Bajo Flores Coffee ikut berpartisipasi dalam Festival Kopi Nusantara yang digelar harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (19/7/2018).
Untuk kopi jenis Juria, hampir sama dengan Yellow Caturra, tetapi ada aroma floralnya.

"Itu yang membuat kedua jenis kopi ini menjadi unik," imbuhnya.

Werry menyebut, kedua kopi ini unik dan langka, karena para petaninya hanya bisa panen setiap dua tahun sekali. Saat menuju matang, daun kopi gugur total, hanya terlihat buah kopinya.

Perkebunan Kopi Juria hanya ditemukan di Desa Colol, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Tanaman kopinya berusia lebih dari 50 tahun dengan ketinggian 4 hingga 5 meter.

Werry mengatakan, dalam festival itu kopi yang terjual di stand La Bajo Flores Coffee lebih dari 50 kilogram.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X