Kompas.com - 25/07/2018, 06:12 WIB
Panorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOPanorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan.

KOMPAS.com – Setelah mengunjungi Bali, Senin (23/7/2018), kirab obor Asian Games melanjutkan perjalanannya menuju Mataram.

Rombongan pembawa api obor Asian Games 2018 tiba di Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 08.00 WITA, Rabu (25/7/2018).

Desa Sasak Sade

Setelah tiba di Mataram, kirab obor langsung melanjutkan perjalanan ke Desa Sasak Sade dan tiba sekitar pukul 08.50 WITA.

Desa Sasak Sede merupakan desa tradisional Suku Sasak yang terletak di Kampung Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah.

Warga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Warga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan.
Di desa ini masih berdiri rumah tradisional Suku Sasak dengan dinding anyaman bambu dan atap alang-alang. Wisatawan yang mengunjungi Sade akan disambut oleh pemandu yang merupakan pemuda setempat.

Wisatawan akan diajak menyusuri perkampungan. Bagian teras rumah masyarakat Suku Sasak dimanfaatkan sebagai gerai yang dipenuhi berbagai cendera mata, seperti gelang, kalung, gantungan kunci, hingga kain tenun.

Tenun dan pariwisata menjadi sumber penghasilan utama masyarakat sekitar, selain bertani. Tenun Sasak memiliki ciri khas banyak motif.

Sejumlah wisatawan mancanegara berada di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10). Pantai Mandalika yang berada dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan termasuk dalam 10 destinasi wisata prioritas nasional ini memiliki daya tarik berupa pantai sepanjang 14,6 km yang membentang dari barat hingga ujung timur Pantai Tanjung Aan dengan keunikan pasir putihnya menyerupai biji merica. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/kye/17 ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Sejumlah wisatawan mancanegara berada di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10). Pantai Mandalika yang berada dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan termasuk dalam 10 destinasi wisata prioritas nasional ini memiliki daya tarik berupa pantai sepanjang 14,6 km yang membentang dari barat hingga ujung timur Pantai Tanjung Aan dengan keunikan pasir putihnya menyerupai biji merica. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/kye/17
Kuta Mandalika

Selanjutnya kirab obor Asian Games akan melanjutkan perjalanan ke Kuta Mandalika dan tiba sekitar pukul 09.15 WITA. Kuta Mandalika masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. KEK Mandalika terbentang mulai dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan.

Kuta Mandalika berjarak 30 menit dari Bandara Internasional Lombok. Pantai ini terkenal dengan pasirnya yang putih dan air laut yang jernih dengan latar belakang pemandangan bukit yang digemari wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

Pantai Tanjung Aan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.  ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Pantai Tanjung Aan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Pengunjung juga bisa berburu oleh-oleh. Pasalnya selain terdapat toko yang terjejer sepanjang kawasan Pantai Kuta, berbagai buah tangan khas Lombok dijajakan di sini, seperti kain tenun, kaus, gelang, hingga ikat kepala.

Sekitar pukul 10.15 rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Tua Ampenan dan akan memulai lari mengelilingi kota Mataram dari Taman Malomba. Perlari akan berlari mengitari 20 titik di Mataram dan berhenti di Kantor Gubernur NTB. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.