Dieng Culture Festival 2018 Segera Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini? - Kompas.com

Dieng Culture Festival 2018 Segera Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Kompas.com - 30/07/2018, 11:08 WIB
Pengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng.KOMPAS.COM/IQBAL FAHMI Pengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng.

KOMPAS.com - Dieng Culture Festival (DCF) merupakan event tahunan yang selalu dinantikan.

Untuk DCF 2018, tema yang diangkat adalah "The Beauty of Culture". Dalam festival ini, para pengunjung akan menikmati budaya yang sudah melekat pada masyarakat Dieng yang dikemas dengan hiburan musik jazz dari bintang tamu, serta keindahan alam khas negeri di atas awan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, DCF tahun ini akan digelar pada 3-5 Agustus 2018.

Dilansir dari akun Instagram Dieng Culture Festival, @festivaldieng, ada serangkaian kegiatan yang akan ditampilkan.

Pada hari pertama, 3 Agustus 2018, ada Aksi Dieng Bersih yang merupakan kegiatan rutin dalam DCF ini.

Pada malamnya, wisatawan akan disuguhkan pertunjukan musik "Jazz Atas Awan" mulai pukul 19.30-23.00 WIB.

Para pengunjung akan menikmati malam dengan diiringi alunan jazz di ketinggian 2093 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pada hari kedua, 4 Agustus 2018, ada empat festival yang digelar yakni Festival Caping, Festival Domba, Festival Bunga, dan Festival Tumpeng.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui pernyataan resminya, menyebutkan, untuk Festival Tumpeng akan dikirab dan dimakan bersama pengunjung DCF.

Sedikitnya, ada 50 tumpeng yang disiapkan warga setempat.

"Tujuannya agar masyarakat terkena dampak pariwisata juga. Semua diajak untuk menyukseskan DCF 2018," ujar Alif.

Sementara itu, ada yang unik pada DCF tahun ini, yaitu Festival Domba. Festival Domba diselenggarakan sebagai bentuk upaya merintis desa wisata lainnya, sehingga bisa mengangkat agrowisata domba.

Pada hari ketiga, 5 Agustus 2018, puncak acara DCF 2018 akan diisi dengan Jamasan Rambut Gembel, prosesi Ruwat Rambut Gembel, dan prosesi Larungan di kompleks Candi Arjuna.

Kemudian, pada siang hari, akan digelar ragam pertunjukan seni budaya dan Aksi Dieng Bersih.

"Performa positif terus ditunjukkan DCF. Sebagai salah satu atraksi pariwisata, event ini selalu sukses dalam setiap penyelenggaraannya. Selalu sukses menyedot wisatawan datang. Sampai ketemu di DCF 2018," ujar Esthy Reko Astuti selaku Ketua Pelaksana Top 100 Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata.

Tak hanya itu, pada DCF 2018, akan dipamerkan bunga Cala Lily selama acara berlangsung.

Kompas TV Menguak mitos misteri Telaga Warna Dieng.



Close Ads X