Menpar: Indonesia Bukan Surga Belanja

Kompas.com - 30/07/2018, 17:25 WIB
Hingga tengah malam,  Mal Grand Indonesia yang menggelar program midnight sale masih ramai didatangi pengunjung, Sabtu (2/6/2018). DOK/GRAND INDONESIAHingga tengah malam, Mal Grand Indonesia yang menggelar program midnight sale masih ramai didatangi pengunjung, Sabtu (2/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa Indonesia bukan destinasi wisata belanja dan kuliner bagi wisatawan mancangera.

Ada beberapa hal yang disebutkan oleh Arief menjadi hambatan bagi Indonesia sebagai tujuan wisata belanja dan kuliner unggulan.

"Kuliner dan belanja tidak terlalu bagus di Indonesia. Padahal di seluruh Indonesia 30-40 persen spending untuk belanja. Tax free dan tax refund di negara lain sudah menjadi kelaziman, di Indonesia belum. Indonesia bukan surga belanja," kata Arief di acara jumpa pers jelang Hari Belanja Diskon Indonesia 2018, di Gedung Sapta Pesona, Senin (30/7/2018).

Dua hal yang menurut Arief menjadi penghalang wisata belanja dan kuliner adalah regulasi pajak dan teknologi.

Baca juga: Dapat THR, Ini 5 Pasar untuk Belanja Murah di Jakarta

Sebagai contoh Arief menyebutkan kebijakan tax refund (pengembalian pajak belanja wisman) di Indonesia yang mengharuskan dalam satu bon belanja harus bernilai Rp 5 juta. Nilai tersebut disebutkan terlalu tinggi, apalagi masa pengembalian bon harus satu bulan.

"Disarankan satu faktur satu juta saja dengan masa klaim tiga bulan sehingga orang bisa klaim saat kunjungan selanjutnya ke Indonesia," sebut Arief.

Selain itu Arief juga menyarankan meningkatkan jumlah Pengusaha Kena Pajak, sehingga lebih banyak lagi toko retail yang dapat ikut serta dalam tax refund.

"Kalau sudah bagus berarti sudah ada deregulasi tax refund dan implementasi teknologi. Orang sekarang datang ke Indonesia bukan karena belanja dan kuliner. Harusnya kita lakukan belanja dan kuliner men-drive (memancing) pariwisata," jelas Arief.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X